Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

13 May 2013

Pengembangan Kreativitas Anak



Beberapa faktor penting yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan kreativitas anak yaitu :


Pertama, sikap sosial yang tidak menyenangkan, sehingga menghalangi perkembangan kreativitas harus dikurangi dan dihilangkan. Perlakuan-perlakuan yang perlu ditiadakan antaranya mendorong anak-anak untuk berbuat sama dengan anak yang lainnya yang sebaya secara berlebihan, memaksa anak untuk berbuat sama dengan anak yang lainnya yang sebaya secara berlebihan, memaksa anak mengikuti kemauan orangtua padahal anak tidak sepenuhnya sejalan dengan pikiran orangtua.
Kedua, menciptakan kondisi-kondisi yang menyenangkan bagi pengembangan kreativitas anak sejak usia dini dalam kehidupannya, hingga mereka mencapai usia puncak perkembangan. Apabila anak-anak mendapatkan iklim lingkungan yang baik fisik maupun sosial yang menyenangkan, maka kreativitas anak dapat mencapai perkembangan yang menggembirakan.
Ketiga, kendatipun anak berada jauh dari prestasi sebagaimana yang distandarkan orang dewasa, anak-anak harus tetap didorong untuk kreatif dan bebas dari kritik-kritik yang merugikan anak.
Keempat, bahan-bahan dan materi yang diberikan kepadanya hendaknya mampu memberikan stimulasi anak untuk melakukan eksperimen dan eksplorasi yang memungkinkan dapat mengembangkan kreativitasnya.
Kelima, lingkungan keluarga dan sekolah seyogyanya mampu menstimulasi kreativitas anak dengan memberikan bimbingan dan dorongan untuk menggunakan bahan-bahan yang tersedia yang pada akhirnya dapat mendorong kreativitas anak.
Keenam, orangtua yang merasa tidak terlalu memiliki dan melindungi anak, cenderung dapat mendorong anaknya untuk lebih mandiri dan percaya diri. Dua kondisi yang berkualitas ini, membawa kontribusi yang sangat bermakna bagi kreativitas anak.
Ketujuh, pengasuhan anak yang demokratik dan permisif di dalam keluarga dan sekolah dengan dihindarkannya pengasuhan yang otoriter cenderung dapat memelihara dan mengembangkan potensi kreatif anak. Akhirnya, kreativitas tidak akan pernah berkembang dalam suasana yang vakum. Artinya, bahwa semakin banyak pengetahuan yang diperoleh anak-anak, maka semakin banyak fundasi yang dimiliki anak untuk membangun kreativitasnya. Dengan kata lain anak baru dapat berfantasi secara produktif, manakala anak menguasai substansinya terlebih dahulu.

Pengembangan Kreativitas Anak Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: