Blog Informasi Apa Aja

13 Mei 2013

Pengertian Kreativitas

Kreativitas merupakan kemampuan seseorang berfikir dan bertingkah laku. Seseorang yang memiliki kreativitas atau kemampuan berfikir divergensi yang tinggi tidak banyak kesulitan dalam memecahkan masalah yang dihadapinya. Oleh karena itu, kreativitas yang didefinisikan para ahli selalu berkaitan  dengan kemampuan berfikir dan bertingkah laku.
kreativitas adalah sebagai suatu proses yang digunakan seseorang untuk mengekspresikan sifat dasarnya melalui suatu bentuk atau medium sedemikian rupa sehingga menghasilkan rasa puas bagi dirinya, menghasilkan suatu produk yang mengkomunikasikan sesuatu tentang diri orang tersebut kepada orang lain. Sejalan dengan itu Munandar mengemukakan bahwa :
(a) kreativitas adalah kemampuan untuk membuat kombinasi baru, berdasarkan data, informasi, atau unsur-unsur yang ada, (b) Kreativitas (berfikir kreatif atau berfikir divergen) adalah kemampuan berdasarkan data atau informasi yang tersedia, menemukan banyak kemungkinan jawaban terhadap suatu masalah, dimana penekanannya adalah pada kuantitas, ketepatgunaan dan keragaman jawaban, (c) secara operasional kreativitas dapat dirumuskan sebagai kemampuan yang mencerminkan kelancaran, keluwesan (fleksibilitas), dan orisinalitas dalam berfikir, serta kemampuan untuk mengkolaborasi (mengembangkan, memperkaya, memperinci suatu gagasan).

Secara umum kreativitas dapat diartikan sebagai kemampuan untuk berfikir tentang sesuatu dengan suatu cara yang baru dan tidak biasa (unusual) dan menghasilkan penyelesaian yang unik terhadap berbagai persoalan. Begitupun Campbell mengemukakan bahwa :
Kreativitas adalah kegiatan yang mendatangkan hasil yang sifatnya :
    1. Baru (novel) : inovatif, belum ada sebelumnya, segar, aneh, mengejutkan.
    2. Berguna (useful): lebih enak, lebih praktis, mempermudah, memperlancar, mendorong, mengembangkan, mendidik, memecahkan masalah, mengurangi hambatan, mengatasi kesulitan, mendatangkan hasil lebih baik/banyak.
    3. Dapat dimengerti (understandable) : hasil yang sama dapat dimengerti dan dapat di buat di lain waktu. Peristiwa-peristiwa yang terjadi begitu saja tak dapat dimengerti, tak dapat diramalkan, tak dapat diulang-ulangi, mungkin saja baru dan berguna, tetapi lebih merupakan keberuntungan (luck) bukan kreativitas. 
Pengertian di atas melihat kreativitas dari sudut hasil dari sebuah perilaku. Terdapat tiga ciri perilaku kreativitas sebagaimana terlihat dalam pengertian di atas yaitu apabila hasil perilaku tersebut merupakan sesuatu yang baru, berguna, dan dapat dimengerti. 
Menurut Semiawan definisi kreativitas dapat dikaji melalui the four P’s of creatifity (Person, Product, Process, dan Press) yang pengertiannya dijabarkan sebagai berikut :
1.      Kreativitas sebagai pribadi (person), kreativitas itu tercermin keunikan individu dalam pikiran-pikiran dan ungkapan-ungkapan. Hal ini dipertegas oleh Paul Swartz (1963) bahwa kreativitas merupakan ekspresi tertinggi individualitas manusia.
2.      Kreativitas sebagai produk (product), suatu karya dapat dikatakan kreatif, jika karya itu merupakan suatu ciptaan yang baru atau orisisnil dan bermakna bagi individu dan/atau lingkungan. Lebih jauh diungkapkan oleh Glover bahwa ada tempat pemberangkatan yang terbaik yaitu kriteria yang dianggap cukup representatif oleh sebahagian besar para ahli psikologi dalam mendefinisikan kreativitas. Kriteria yang dimaksud adalah sifat kebaruan (novelty) dan kegunaan (utility).
3.      Kreativitas sebagai proses (process), yaitu bersibuk diri secara kreatif yang menunjukkan kelancaran, fleksibilitas, dan orisinalitas dalam berfikir.
4.      Kreativitas sebagai press, yaitu kondisi dari dalam atau luar, lebih konkritnya situasi kehidupan atau lingkungan sosial, kultural, dan kerja yang memberikan kemudahan dan mendorong penampilan pikiran dan tindakan kreatif
Menurut Semiawan, kreativitas yang dimiliki manusia lahir bersamaan dengan lahirnya manusia itu, sejak lahir, manusia memperlihatkan kecenderungan mengaktualkan dirinya yang mencakup kemampuan berfikir. Jadi kreativitas adalah suatu kondisi, sikap atau keadaan yang sangat khusus sifatnya dan hampir tak mungkin dirumuskan secara tuntas.

Konsep terbaru dari kreativitas yang menonjol dalam filsafat abad ke- 20 didasarkan kreativitas melibatkan sintesi dari semua fungsi ini bahkan lebih dari itu karena ada percikan dari dimensi lain.
Clark (Semiawan, 1998: 60) menjelaskan bahwa, yang ditampilkan disini merupakan model integratif yang mencakup empat fungsi dasar berfikir, yaitu : (a) berfikir rasional, (b) perkembangan emosional atau perasaan pada tingkat tinggi, (c) perkembangan bakat khusus (penginderaan cipta telen) dalam kehidupan mental dan fisik pada tingkat tinggi, dan (d) tingkat tinggi kesadaran yang menghasilkan penggunaan imajinasi, fantasi dan pendobrakan pada kondisi ambang  kesadaran atau ketaksadaran.

Jadi kreativitas selalu mencakup interpretasi keseluruhan kehidupan berfikir, merasa mengindera dan intuisi yang terjadi secara menyatu dan menerobos. Dengan bergeraknya satu fungsi atau sebagian fungsi dari keseluruhan fungsi saja, kreativitas belum terjadi sepenuhnya.
Uraian diatas memperlihatkan betapa rumit (kompleks) konsep kreativitas, serumit ketika kita akan merumuskan pengertian kreativitas yang memadai. Meskipun demikian Sunarti, dkk menyimpulkan beberapa hal mengenai konsep kreativitas yaitu :
(1) kreativitas merupakan suatu proses dan sekaligus sebagai hasil, kreativitas sebagai proses mempunyai tujuan yang mandatangkan keuntungan bagi orang itu sendiri atau kelompok sosialnya. (2) kreativitas mengarah kepenciptaan sesuatu yang baru, berbeda dan karennya unik bagi orang itu, baik itu berbentuk lisan dan tulisan maupun kongkrit ataupun abstrak. (3) kreativitas bersumber dari pemikiran divergen, sedangkan konformitas dan pemecahan masalah sehari-hari timbul dari pemikiran konvergen. (4) kreativitas merupakan suatu cara berfikir yang tidak sinonim dengan kecerdasan. (5) kemampuan untuk mencipta bergantung pada perolehan pengetahuan yang diperoleh melalui pengalaman/lingkungannya. (6) kreativitas merupakan bentuk imajinasi yang dikendalikan yang menjurus kearah beberapa bentuk prestasi.

Begitupun Gowan ketika menjelaskan proses kreativitas dalam perkembangan ilmu, menyorotnya dari fungsi secara total otak manusia. Semua fungsi sistem otak manusia terlibat pada tinggi, pada saat terjadi kreativitas. Oleh karena itu dibedakan kreativitas personal dan kreativitas kultural. Pada setiap manusia dapat ditumbuhkan kreativitas tertentu, tetapi kreativitas yang akan memberikan urutan terhadap penemuan-penemuan besar yang membangkitkan kebudayaan atau peningkatan kehidupan manusia secara kualitatif yang disebut kreativitas kebudaan, adalah pernyataan tetinggi kreativitas manusia.

 

Pengertian Kreativitas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: