Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

13 May 2013

Perbedaan Pembelajaran Kontekstual dan Tradisional


No
Pembelajaran Kontekstual
Tradisional
1
Menyandarkan pada memori spasial (pemahaman makna)
Menyandarkan pada hafalan
2
Pemilihan informasi berdasarkan kebutuhan siswa
Pemilihan informasi ditentukan oleh guru
3
Siswa terlibat secar aktif dalam proses pembelajaran
Siswa secara pasif memperoleh informasi
4
Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan nyata/masalah yang disimulasikan
Pembelajaran sangat abstrak dan teoritis
5
Selalu mengaitkan informasi dengan pengetahuan yang dimiliki siswa
Memberikan tumpukan informasi kepada siswa sampai saatnya diperlukan
6
Cenderung mengintegrasikan beberapa bidang
Cenderung terfokus pada satu bidang (disiplin) tertentu
7
Siswa menggunakanwaktu belajarnya untuk menemukan, menggali, berdiskusi, berfikir kritis. Atau mengerjakan proyek dan pemecahan masalah (melalui kerja kelompok
Waktu belajar siswa sebagian besar dipergunakan untuk mengerjakan buku tugas, mendengar ceramah, dan mengisi latihan yang membosankan (melalui kerja individu)
8
Perilaku dibangun atas kesadaran diri
Perilaku dibangun atas kebiasaan
9
Keterampilan dikembangkan atas dasar pemahaman
Keterampilan dibangun atas dasar latihan
10
Hadiah dari perilaku baik adalah kepuasan diri
Hadiah dari perilaku baik adalah pujian atau nilai (angka) rapor
11
Siswa tidak melakukan hal yang buruk karena sadar hal tersebut keliru dan merugikan
Siswa tidak melakukan hal yang buruk karena takut akan hukuman
12
Perilaku baik berdasarkan motivasi intrinsik
Perilaku baik berdasarkan motivasi ekstrinsik
13
Pembelajaran  terjadi diberbagai tempat, konteks dan setting
pembelajaran hanya terjadi di dalam kelas
14
Hasil belajar diukur melalui penerapan penilaian autentik
Hasil belajar diuku melalui kegiatan akademik dalam bentuk tes/ujian/ulangan
15
Bahas diajarkan dengan pendekatan komunikatif, yakni siswa diajak menggunakan bahasa dalam konteks nyata
Bahasa diajarkan dengan pendekatan struktural, yakni rumus diterangkan sampai paham, kemudian dilatihkan (drill)
16
Pemahaman rumus dikembangkan atas dasar skemata yang sudah ada dalam diri siswa
Rumus itu ada di luar diri siswa, yang harus diterangkan, diterima, dihafalkan, dan dilatihkan
17
Siswa menggunakan kemampuan berfikir kritis, terlibat penuh dalam mengupayakan terjadinya proses pembelajaran yang efektif, ikut bertanggung jawab atas terjadinya proses pembelajaran yang efektif, dan membawa skemata masing-masing ke dalam proses pembelajaran
Siswa secara pasif menerima rumus atau kaidah (membaca, mendengarkan, mencatat, menghafal) tanpa memberikan kontribusi ide dalam proses pembelajaran
18
Pengetahuan yang dimiliki manusia dikembangkan oleh manusia itu sendiri. Manusia menciptakan atau membangun pengetahuan dengan cara memberi arti dan memahami pengalamannya.


Pengetahuan adalah penangkapan terhadap serangkaian fakta, konsep, atau hukum yang berada diluar diri manusia
No
Pembelajaran Kontekstual
Tradisional
19
Karena imu pengetahuan itu dikembangkan (dikonstruksi) oleh manusia sendiri, sementara manusia selalu mengalami peristiwa baru, maka pengetahuan itu tidak pernah stabil, selalu berkembang (tentative dan incomplete)
Kebenaran bersifat absolute dan pengetahuan bersifat final
20
Siswa diminta bertanggung jawab memonitor dan mengembangkan pembelajaran mereka masing-masing
Guru adalah penentu jalannya proses pembelajaran

Perbedaan Pembelajaran Kontekstual dan Tradisional Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: