Blog Informasi Apa Aja

09 Juni 2013

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Membaca



Banyak faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca, baik membaca permasalahan maupun membaca lanjut (membaca pemahaman). Faktor-faktor yang mempengaruhi membaca menurut Lamb dan Arnol (Rahim Farida 2007: 6) ada 3 (tiga) yaitu; “ a)  Faktor  psikologi, b) faktor intelektual, dan c) faktor lingkungan ‘’. Ketiga pendapat tersebut dapat diuraikan sebagi berikut :  
a.       Faktor Fisiologis
Mencakup kesehatan fisik, pertimbangan neurologis, dan jenis kelamin. Beberapa ahli mengemukakan bahwa keterbelakangan neurologis (misalnya berbagai cacat otak) dan kekurangan matang secara fisik merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan anak gagal dalam meningkatkan kemampuan membaca pemahaman mereka.
b.      Faktor Intelektual
Istilah intelegensi didefinisikan sebagai suatu kegiatan berfikir yang terdiri dari pemahaman yang esensial tentang situasi yang diberikan dan meresponnya secara tepat. Secara umum ada hubungan antara kecerdasan yang diindikasikan  oleh IQ dengan rata-rata peningkatan remedial membaca. Tingkatan intelegensi membaca itu sendiri pada hakikatnya proses berfikir dan memecahkan masalah. Dua orang yang berbeda IQnya sudah pasti akan berbeda hasil dan kemampuan membacanya.
c.       Faktor Lingkungan
Faktor lingkungan ikut mempengaruhi kemajuan kemampuan membaca murid. Faktor lingkungan tersebut ialah:
1.        Latar belakang dan pengalaman anak dirumah
Lingkungan dapat membentuk pribadi, sikap, nilai dan kemampuan bahasa anak. Kondisi dirumah mempengaruhi pribadi dan penyesuain diri anak dalam masyarakat. Kondisi itu pada gilirannya dapat membentuk anak, dan dapat juga menghalangi anak belajar membaca. Anak yang tinggal didalam rumah tangga yang harmonis, rumah yang penuh cinta kasih, tidak akan menemukan kendala yang berarti dalam membaca. Kualitas dan luasnya pengalaman anak dirumah juga penting bagi kemajuan belajar membaca. Membaca seharusnya merupakan suatu kegiatan yang bermakna, pengalaman masa lalu anak-anak memungkinkan anak-anak untuk lebih memahami apa yang mereka baca.
2.      Faktor sosial ekonomi
Faktor sosial ekonomi, orang tua, dan lingkungan tetangga merupakan faktor yang membentuk lingkungan rumah murid. Beberapa penelitian memperlihatkan bahwa status sosial ekonomi murid mempengaruhi kemampuan verbal murid. Semakin tinggi status sosial ekonomi murid semakin tinggi kemampuan verbal murid. Anak-anak yang mendapat contoh bahasa yang baik dari orang dewasa serta orang tua yang berbicara dan mendorong anak-anak mereka berbicaraakan mendukung perkembangan bahasa dan intelegensi anak.
3.        Faktor Psikologis
Faktor lain yang juga mempengaruhi kemajuan kemampuan membaca anak adalah faktor psikologis. Faktor ini mencakup:
a)      Motivasi
Menurut Winkel (Http://episentrum.com/2010/Motivasi membaca/diakses 29 Agustus 2010) mengatakan bahwa “motivasi belajar adalah keseluruhan daya penggerak psikis di dalam diri murid yang menimbulkan kegiatan belajar, menjamin kelangsungan belajar dan memberikan arahan kepada kegiatan belajar itu demi mencapai tujuan”. Sedangkan Gape dan Berliner (Http:/episentrum.com/2010/diakses, 29 Agustus 2010) menjelaskan bahwa “motivasi adalah sesuatu yang menggerakkan individu dari perasaan bosan menjadi berminat untuk melakukan sesuatu”.
Murid akan menguasai hasil belajar dengan optimal, jika dalam belajar dimungkinkan untuk sebanyak mungkin berinteraksi dengan isi teks pelajaran. Untuk pelajaran membaca indra yang paling dominan digunakan ialah indra penglihatan dan pendengaran, membaca dan menyimak cerita yang dibacakan.
b)      Minat
Minat baca ialah keinginan yang kuat disertai usaha-usaha seseorang untuk membaca. Orang yang mempunyai minat membaca yang kuat akan diwujudkan dalam kesehariaannya untuk mendapatkan bahan bacaan dan kemudian membaca atas kesadarannya sendiri.
   Frymeir (Rahim 2007: 28) mengidentifikasikan enam  faktor yang mempengaruhi perkembangan minat anak. Faktor-faktor itu adalah:
(1) Pengalaman sebelumnya; murid tidak akan mengembangkan minatnya terhadap sesuatu jika mereka belum pernah mengalaminya (2) Konsepsinya tentang diri; murid akan menolak informasi yang dirasa mengancamnya, sebaliknya murid akan menerima jika informasi itu dipandang berguna dan membantu meningkatkan dirinya (3) Nilai-nilai; minat murid timbul jika sebuah mata pelajaran disajikan oleh orang yang berwibawa (4) Mata pelajaran yang bermakna; informasi yang mudah dipahami oleh anak akan menarik minat mereka (5) Tingkatan keterlibatan tekanan; jika murid merasa dirinya mempunyai beberapa tingkatan pilihan dan kurang tekanan, minat membaca mereka mungkin akan lebih tinggi (6) Kompleksitas materi pelajaran; murid yang lebih mampu secara intelektual dan pleksibel secara psikologis lebih tertarik kepada hal yang lebih kompleks.

Dari pendapat diatas, dapat disimpulkan bahwa seorang guru harus berusaha memotivasi muridnya. Murid yang mempunyai motivasi yang tinggi terhadap membaca akan mempunyai minat yang tinggi pula terhadap kegiatan membaca.
c)      Kematangan sosio dan emosi serta penyesuaian diri
Menurut (Rahim Farida 2007:  29) bahwa, “Ada tiga aspek kematangan emosi dan sosio, yaitu (1) stabilitas emosi, (2) kepercayaan diri, dan (3) kemampuan berpatisipasi kelompok”. Seorang murid harus mempunyai pengontrolan emosi pada tingkat tertentu. Anak-anak yang mudah marah, menangis dan bereaksi secara berlebihan ketika mereka tidak mendapatkan sesuatu atau menarik diri, atau mendongkol akan mendapat kesulitan dalam pelajaran membaca. Sebaliknya anak-anak yang lebih mudah mengontrol emosinya, akan lebih mudah memusatkan perhatiannya pada teks yang dibacanya. Pemusatan perhatian pada bahan bacaan memungkinkan kemajuan kemampuan anak-anak dalam memahami bacaan akan meningkat.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kemampuan Membaca Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: