Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

20 June 2013

Lampu Tabung Gas

Jenis lampu yang tergolong dalam tabung gas antara lain lampu tabung TL (Tube Luminescent). Tabung Lampu tabung TL terbuat dari tabung kaca yang diisi dengan campuran gas mulia, fosfat (tepung putih). dan uap air raksa bertekanan rendah. Mempunyai dua buah kaki pada masing-masing ujungnya.

Tepung fosfat yang berupa sebuk putih harus tetap mempertahankan agar sinar ultra violet yang terpancar akibat aliran arus listrik yang melewati gas yang terionisasi diubah menjadi sinar tampak (flouresensi) yang dapat dililhat oleh mata. Susunan zat tepung tabung ikut menentukan warna cahaya tampak yang dipancarkan oleh lampu TL tersebut. Ada yang mampu menampakkan cahaya warna putih, warna hangat dan warna matahari.

Proses kerja lampu TL juga tidak terlepas dari proses ionisasi. Proses ionisasi gas dalam tabung memerlukan tegangan tinggi. Tegangan tinggi tersebut dibangkitkan dari kumparan smor atau ballast yang dipicu oleh starter. Pada saat saklar lampu ditutup (on) mengalirlah arus listrik berturut-turut dari sumber listrik melalui kumparan smor, kawat pijar yang menghubungkan dua kaki tabung, starter, kawat pijar yang menghubungkan dua kaki tabung berikutnya kemudian kembali ke sumber listrik. Aliran listrik tersebut menyebabkan terjadinya pemunggahan gas neon pada starter yang ditandai dengan pancaran cahaya diikuti timbulnya panas dalam tabung starter.

Energi panas dalam tabung starter tersebut menyebabkan dwilogam (bimetal) yang ada di dalamnya saling kontak. Kontak bimetal tersebut menghentikan pancaran cahaya dan menyebabkan turunnya panas hingga kontak bimetal membuka kembali. Kontak bimetal yang membuka dan berlangsung dengan cepat menyebabkan kumparan smor membangkitkan tegangan induksi diri yang cukup tinggi pada kawat pijar TL. Teganngan tinggi yang dibangiktkan pada kawat pijar TL akan mengionisasi gas yang ada dalam tabung sehingga gas berfungsi sebagai penghantar yang menghungkan antara kawat pijar yang ada pada ujung-ujung tabung.

Akhirnya arus listrik tidak lagi melewati starter, tetapi langsung melewati berturut-turut kumparan smor, kawat pijar, gas terionisasi dalam tabung, kawat pijar pada ujung tabung lainnya dan kembali ke sumber listrik.  Gas yang terionisasi itulah yang memancarkan cahaya tampak melalui tepung fosfat yang dioleskan pada tabung lampu. Peristiwa on-off-nya bimetal starter di atas akan berlangsung terus-menerus hingga gas yang ada dalam tabung terionisasi. Agar lebih jelas, perhatikan gambar 7 berikut.

 


Perkembangan paling mutakhir yang berkaitan dengan lampu tabung menunjukkan bahwa proses penyalaannya tidak lagi terbatas pada penggunaan starter sebagai perantara untuk membangkitkan induksi diri pada smor atau ballast, tetapi telah banyak digunakan lampu TL yang memanfaatkan komponen elektronik untuk melakukan proses penyalaan. Jenis lampu TL tersebut antara lain diproduksi oleh perusahaan lampu Chyoda, Kingko, Philips, Ace dan lain sebagainya dengan variasi daya 8, 14 dan 20 watt. Tugas anda adalah membongkar salah satu dari variasi jenis lampu tersebut, kemudian gambarkan rangkaian kelistrikannya. Beberapa contoh lampu tabung ditunjukkan pada Gambar 8 berikut.




Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap tentang lampu, harap baca buku: (1) Lampu Listrik dan Penggunaannya, oleh Panjaitan, terbitan ‘TARSITO’ Bandung, tahun 1989; (2) Teknik Elektro untuk Bangunan Mesin, oleh R.W. Van Hoek dkk., terbitan tahun 1980, halaman 202 - 204; (3) Instalasi Listrik Arus Kuat, jilid 2, oleh P.Van Harten, terbitan tahun 1981, halaman 60 – 83; dan (4) baca buku yang relevan dengan masalah lampu.
 



Lampu Tabung Gas Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: