Blog Informasi Apa Aja

01 Juni 2013

Pembelajaran Konsep dan Struktur



Pembelajaran konsep dan struktur adalah suatu pembelajaran yang “memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengkonstruksi atau menemukan sendiri materi yang dipelajarinya, sehingga siswa dalam mengawali pelajaran dengan memanipulasi bentuk-bentuk konkret” (Hudojo, 1998: 56).
Melalui pembelajaran konsep dan struktur (Aisyah, 2007: 6) mengungkapkan bahwa:
Dalam proses belajar anak sebaiknya diberikan kesempatan untuk memenipulasi benda-benda (alat peraga), melalui alat peraga yang diteliti, siswa akan melihat langsung bagaimana keteraturan dan pola struktur yang terdapat dalam benda yang sedang diperhatikan. Keteraturan tersebut kemudian oleh siswa dihubungkan dengan keteraturan intuitif yang telah melekat pada diri siswa.
Bruner (Suherman, 2001: 45) mengemukakan bahwa proses belajar siswa melalui 3 tahap, yaitu :
 1.    Tahap Enaktif
Dalam tahap ini penyajian yang dilakukan melalui tindakan siswa terlihat secara langsung dalam memanipulasi (mengotak-atik) objek. Pada tahap ini siswa belajar sesuatu pengetahuan dimana pengetahuan dipelajari secara aktif, dengan menggunakan benda-benda konkret atau menggunakan imajinasinya atau kata-kata. Ia akan mengalami sesuatu dari berbuat atau melakukan sesuatu.
2.      Tahap Ikonik
Tahap ikonik yaitu suatu tahap pembelajaran sesuatu pengetahuan di mana pengetahuan dipresentasikan (diwujudkan) dalam bentuk bayangan visual (visual imagineri), gambar atau diagram yang menggambarkan kegiatan konkret atau situasi konkret yang terdapat pada tahap enaktif.
Dalam tahap ini kegiatan siswa mulai menyangkut mental yang merupakan gambaran dari objek-objek yang dimanipulasi siswa, tidak langsung memanipulasi objek seperti yang dilakukan pada tahap enaktif.
3.            Tahap Simbolik
Dalam tahap ini, siswa memanipulasi simbol-simbol atau lambang-lambang objek tertentu. Siswa pada tahap ini sudah mampu menggunakan notasi tanpa ketergantungan pada objek rill. 

Pembelajaran Konsep dan Struktur Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: