Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

22 June 2013

Timah sebagai Penghantar Listrik



Pada pertambangan di Indonesia Tempat penambangan bijih timah di Indonesia ada di Bangka, Belitung, dan pulau Kampar Riau.Timah juga mempunyai daya hantar listrik ataupun sebagai penyekat seperti bahan penyekat atau penghantar listrik lainnya. Timah adalah logam yang berwarna putih perak,relatif lunak,tahan karat dan memiliki titik leleh yang rendah. Bijih timah yang terpenting adalah kasiferit (SnO2)..
Untuk memperoleh kekuatan mekanis yang lebih baik sebagai pembalut kabel, maka timah dicampur dengan tembaga,antimor,kadmiuim dan sebagainya. Hal ini juga menyebabkan lebih tahan terhadap getaran tetapi juga lebih mudah berkarat.
Timah mengandung racun,maka setelah bekerja dengan bahan tersebut,tangan harus dicuci sampai bersih sebelum memegang makanan.

1.        Pembuatan Timah
Pada pembiatan timah dilakukan perang proses reaksi reduksi dengan kokas(C) yang disebut dengan kasiferit. Dalam proses pembuatan timah dapat dituliskan dalam bentuk elektrolisis secara kimia seperti:
SnO2(S)+2C(S)          Sn(L)+2Co(g)
Dalam penjabaran dimana timah kasiferit ditambah dengan dua kokas dan menghasilkan timah.

                        2. Jenis, Sifat dan Kegunaan Timah

Pada bentuk dan jenis timah,terdapat dalam dua bentuk alatropi yaitu timah putih dan timah hitam.
1.       Timah Hitam
Timah hitam terkenal juga dengan nama timbel.Logam yang berat jenis 11,4 dan tahanan jenis 0,94.Logam ini lunak dan dapat dicairkan.Titik cair timbel sekitar 325oC dengan titik didihnya 1560oC warna abu-abu. Timbel yahan terhadap udara,air aigaram,asam belerang.
Karena sifatnya tahan air dan air garam,maka dengan dibungkusnya kawat-kawat timbel tidak menjadi rusak,tetapi kabel menjadi lebih berat.Hal yang merugikan adalah kurang tahannya terhadap getaran,lebih-lebih getaran tinggi.Karena juga kurang tahan terhadap asam cuka,asam sendawa,kapur,maka pemasangan kabel dengan timbel hendaklah dijauhkan dari bahan tersebut di atas.
2.  Timah Putih
Biasa disebut timah saja,keadaannya hampir serupa dengan timbel.Timah tidak beracun seperti halnya timbel.Karena sifatnya yang tahan terhadap udara lengas dan keadaannya kuat,maka dipakai sebagai pelapis atau campuran.Sifat-sifat dari timah putih yaitu:
a.        Titik cairnya lebih renda dari timbal (232oC)
b.        Berat jenis 7,3
c.         Tahanan jenisnya kira-kira 0,15 ohm mm2 /meter
d.        Keadaanya lunak dan mekanis tidak kuat
e.        Tahan terhadap udara lengas
Adapun kegunaan dari timah hitam dan putih yaitu:
a.             Sebagai pelindung untuk kabel listrik dalam tanah
b.             Untuk mebuat kaleng (template)
c.              Untuk melapisi kaleng yang terbuat dari besi agar tidak mudah berkarat
d.             Membuat logam campur misalnya perunggu dan solder


3. Daur Ulang Atau Pemurnian Timah
Pada proses pemurniaannya,bijih tima setelah di pekatkan lalu di panggang sehingga arsen dan belerang di pisahkan dalam bentuk oksida yang muda menguap.kemudian bijih timah yang sudah di murnikan itu di reduksi dengan karbon. timah cair yang terkumpul di dasar tanur kemudian di alirkan kedalam cetakan.untuk memperoleh timah batangan timah ini masih tergolong kasar dan perlu di murnikan.pemurnian tima dapat dilakukan dengan dua tahap yaitu:

1.        Tahap haigh tention separator
       Dimana mineral terpisah dengan gaya aliran listrik timah atau besi
2.        Tahap magnete separator
3.        Diaman mineral timah tidak tertari,bijih timah siap untuk proses peleburan untuk memperoleh timah murni

4. Timah sebagai Penghantar Listrik
Dalam teknik listrik,timah hitam atau timbel di pakai sebagai pelindung untuk kabel listrik dalam tanah atau pada dasar laut.karena sifatnya tahan terhadap air dan air garam,maka dengan di bungkusnya kawat-kawat dengan timbel tidak menjadi rusak,tetapi kabel menjadi terlalu berat.
Pada timah putih banyak juga di pakai sebagai pelapis tembaga pada hantara yang bersekat karet dan hantaran tanah.macam –macam peralatan listrik di lapisi timah untuk menahan karet.juga karena sifanya yang lunak,sehingga kontak dapat betul-betul baik dan mengurangi besarnya tahanan dan meniadakan terjadinya bunga api.hal ini misalnya pada pemakaian sepatu kabel,kontak penghubung,dan rel-rel kotak sekring.

Timah sebagai Penghantar Listrik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: