Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

26 July 2013

Konsep Dalam Matematika



Matematika memiliki karakteristik tertentu dan salah satu karakteristiknya adalah objeknya bersifat abstrak.  Konsep merupakan salah satu dari objek matematika.  Berikut ini dikemukakan beberapa pengertian konsep beserta contohnya dalam matematika.
Konsep adalah pengertian (ide) abstrak yang memungkinkan seseorang menggolong-golongkan objek atau kejadian dan menentukan apakah suatu objek atau kejadian merupakan contoh atau bukan contoh, Gagne (Ruseffendi, 1992: 135).  Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Poerwadarminta, 1988: 456), dijelaskan bahwa konsep adalah ide atau pengertian yang diabstrakan dari peristiwa konkret.
Farrel dan Farmer (Musliana, 2007: 7) mendefinisikan konsep sebagai suatu klasifikasi dari objek-objek, sifat-sifat objek atau kejadian-kejadian yang ditentukan dengan cara mengabstrasikannya. Selanjutnya Gagne (Arsat, 2007: 8) mengemukakan bahwa konsep dalam matematika adalah ide abstrak yang meyakinkan orang dapat mengklasifikasikan objek-objek atau kejadian-kejadian kedalam contoh atau bukan contoh dari suatu objek tertentu.  Misalnya seorang siswa telah memahami konsep luas segitiga, maka siswa tersebut akan dapat membedakan rumus luas segitiga dan rumus luas bangun datar yang lain. Kemudian Soedjadji (2000: 11) mengatakan bahwa konsep-konsep dalam matematika pada umumnya disusun dari konsep-konsep sebelumnya. Misalnya konsep pangkat disusun dari konsep perkalian, konsep luas segitiga disusun dari konsep luas persegi panjang, konsep luas trapesium disusun dari konsep luas segitiga.  Berarti konsep-konsep sebelumnya yang dipahami siswa sangat dibutuhkan untuk mengkonstruksi suatu konsep baru.
Dari beberapa pengertian di atas maka dapat dikatakan bahwa konsep dalam matematika adalah suatu ide abstrak yang dapat menggolong-golongkan contoh dan bukan contoh dari suatu objek tertentu.
Dienes (Arsat, 2007: 8), agar pemahaman akan konsep-konsep matematika dapat dipahami oleh siswa lebih mendasar harus diadakan pendekatan belajar dalam mengajarkan konsep antara lain  (a) siswa yang belajar matematika harus menggunakan benda-benda konkret dan membuat abstraksinya dari konsep-konsepnya; (b) materi pelajaran yang akan diajarkan harus ada hubungannya atau pengaitan yang sudah dipelajari; (c) supaya siswa memperoleh sesuatu dari belajar matematika harus mengubah suasana abstrak dengan menggunakan simbol-simbol.


Referensi :


Ruseffendi, dkk. 1992. Pendidikan Matematika 3 Modul 1-9. Jakarta: Depdikbud Proyek Pembinaan Tenaga Kependidikan Tinggi.

Musliana. 2007. Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Konstrutivis Terhadap  Prestasi Belajar Matematika Siswa Kelas IV SDN 11 Abeli. Skripsi. Kendari: FKIP Universitas Haluoleo. 
Poerwadarminta, W. J. S. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi I. Jakarta: Balai Pustaka.
Arsat. 2007. Meningkatkan Pemahaman Konsep Luas Bangun Datar Melalui Representasi Enaktif, Ikonik dan Simbolik pada Siswa kelas SDN 8 Baruga Kendari. Skripsi. Kendari: FKIP Universitas Haluoleo Kendari. 
Soedjadji, R. 2000. Kiat Pendidikan Matematika Di Indonesia. Jakarta: Dirjen DIKTI.





Konsep Dalam Matematika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: