Blog Informasi Apa Aja

22 Juli 2013

Pengertian Hasil Belajar



Tujuan belajar adalah ingin mendapatkan pengetahuan, keterampilan dan penanaman sikap mental/nilai-nilai. Pencapaian tujuan belajar berarti akan menghasilkan hasil belajar (Sardiman, 2007). Menurut Jenkins dan Unwin dalam Uno (2007), hasil akhir dari belajar adalah pernyataan yang menunjukkan tentang apa yang mungkin dikerjakan siswa sebagai akhir dari kegiatan belajarnya.
Berdasarkan Kamus Umum Bahasa Indonesia hasil disinonimkan dengan prestasi, hasil diartikan sebagai sesuatu yang telah dicapai dari yang telah dilakukan atau dikerjakan sebelumnya. Selain itu hasil dapat pula diartikan sebagai sesuatu yang diperoleh dari suatu kegiatan yang telah dikerjakan, diciptakan baik secara individual maupun kelompok. Sedangkan prestasi belajar adalah penguasaan atau keterampilan yang dikembangkan melalui mata pelajaran, lazimnya ditunjukkan dengan nilai tes atau angka, nilai yang diberikan oleh guru (Tim penyusun, 2003).
Hasil belajar adalah prestasi yang dicapai murid dalam bidang studi tertentu dengan menggunakan tes standar sebagai alat pengukuran keberhasilan belajar seseorang. Menurut Djamarah (1996), hasil belajar merupakan prestasi dan kesan-kesan yang diperoleh dan mengakibatkan perubahan dalam diri individu sebagaiaktivitas hasil belajar.
Hasil belajar pada dasarnya adalah hasil yang dicapai oleh siswa setelah mengikuti kegiatan belajar, di mana hasil tersebut merupakan gambaran penguasaan pengetahuan dan keterampilan peserta didik yang berwujud skor dari hasil tes yang digunakan sebagai pengukur keberhasilan. Hasil belajar juga merupakan indikator tingkat keberhasilan siswa dalam menguasai bahan pelajaran yang telah diberikan sebelumnya oleh guru.
Pengukuran dan penilaian dilakukan untuk mengetahui hasil kegiatan pembelajaran. Pengukuran hasil belajar bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh perubahan tingkah laku si pebelajar setelah selesai mengikuti suatu kegiatan belajar. Hasil pengukuran tersebut berbentuk angka yang dapat memberikan gambaran tentang tingkat penguasaan pebelajar terhadap materi pelajaran. Sedangkan penilaian adalah usaha yang bertujuan untuk mengetahui keberhasilan belajar dalam penguasaan kompetensi, dimana penilaian menentukan kualitas atau nilai sesuatu (Haling, 2006). 
Hasil belajar seringkali diasumsikan sebagai cermin kualitas suatu sekolah. Dengan hasil belajar yang diperoleh, guru akan mengetahui apakah metode serta media yang digunakan sudah tepat atau belum. Jika sebagian besar siswa memperoleh angka jelek pada penelitian yang diadakan, mungkin hal ini disebabkan oleh pendekatan / metode dan media yang digunakan kurang tepat. Apabila demikian halnya, maka guru harus mawas diri dan mencoba mencari metode dan media lain dalam mengajar. (Arikunto, 2005).
Menurut Slameto (2003), ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar yaitu intern dan ekstern. Faktor intern meliputi faktor jasmaniah (kesehatan), faktor psikologis (intelegensi) dan faktor kelelahan, sedangkan faktor ekstern, meliputi faktor lingkungan keluarga, faktor sekolah (metode, kurikulum, sarana dan prasarana) dan lingkungan masyarakat (teman bergaul).
Sedangkan menurut Keller dalam Abdurrahman (1999), faktor yang mempengaruhi hasil belajar ada 2, yaitu: 1. faktor yang berasal dari dalam diri siswa yang meliputi motivasi dan harapan untuk berhasil, intelegensi dan penguasaan awal siswa. 2. faktor yang berasal dari lingkungan, meliputi: rancangan pengelolaan motivasi dan rancangan pengelolaan kegiatan pembelajaran. Motivasi dan harapan untuk berhasil serta rancangan pengelolaan motivasi tidak berpengaruh langsung terhadap hasil belajar tetapi berpengaruh pada usah yang dilakukan siswa untuk memperoleh hasil belajar. Usaha adalah indikator adanya motivasi, sedangkan hasil belajar dipengaruhi oleh besarnya usaha yang dilakukan siswa. Jadi, semakin besar motivasi dan keinginan siswa untuk berhasil dalam belajar maka semakin besar pula usaha yang dilakukan siswa untuk memperoleh hasil belajar yang lebih baik.


Referensi :

Uno, H. B. 2007. Teori Motivasi dan Pengukurannya “Analisis di Bidang Pendidikan”. Yakarta: Bumi Aksara. 

Sardiman, A. M. 2007. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Tim penyusun. 2003. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Djamarah, BS dan A.  Zin. 1996. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta:  Rineka Cipta
Haling, A. 2007. Belajar dan Pembelajaran. Makassar: Badan Penerbit UNM  
Arikunto, S. 2005. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor yang Memepengaruhinya. Jakarta: PT Asdi Mahasatya.

Abdurrahman, M. 1999. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. 
 

Pengertian Hasil Belajar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: