Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

19 July 2013

Pengertian Media Pembelajaran dan Teknologi Pendidikan



Sebelum mendefenisikan media pembelajaran, terlebih dahulu harus diketahui defenisi teknologi pendidikan yang merupakan induk dari media pembelajaran. Di samping itu juga untuk menghindari kerancuan antara defenisi teknologi pendidikan dan media pembelajaran. Kerancuan defenisi antara teknologi pendidikan dan media pembelajaran akan memberikan kesulitan dalam mengidentifikasi bentuk-bentuk media pembelajaran.
Percival dan Ellington dalam buku Teknologi Pendidikan yang diterjemahkan oleh Sudjarwo (1988:9-10), menulis tiga defenisi tentang teknologi pendidikan, yaitu :
a.   Teknologi pendidikan adalah pengembangan, penerapan dan evaluasi sistem, teknik dan alat dengan tujuan untuk meningkatkan proses belajar bagi manusia (Council for Education for Technology for the United Kingdom).
b.   Teknologi pendidikan adalah penerapan pengetahuan ilmiah tentang belajar dan kondisi belajar, untuk meningkatkan efektivitas dan efesiensi dalam mengajar dan latihan. Teknologi pendidikan menerapkan teknik-teknik testing empiris untuk meningkatkan situasi belajar (Nation Center for Programmed Learning United Kingdom).
c.   Teknologi pendidikan adalah cara yang sistematik dalam desain, penerapan dan evaluasi proses belajar/mengajar secara keseluruhan untuk mencapai tujuan instruksional yang spesifik, berdasarkan pada penelitian teori belajar, komunikasi dan penggunaan secara kombinasi dari berbagai sumber manusia dan non manusia untuk memperoleh efektifitas pengajaran. (Commision on Instruktional technology, USA).
 Sementara yang didefenisikannya tentang media dalam pembelajaran adalah :
a.   Bentuk (perwujudan) dan fisik dari teknologi pendidikan yang antara lain berupa kata-kata atau kalimat, film, tape, recorder, slide, dan berbagai kombinasi.
b.   Berbagai saluran komunikasi massa termasuk surat kabar, radio, dan TV.
Gerlach dan Ely (1979:241) mendefenisikan, secara umum media dapat dipahami sebagai segala sesuatu, benda, atau bahkan lingkungan sekolah yang memungkinkan pelajar untuk memperoleh pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Dalam hal ini, guru, buku, dan lingkungan sekolah dapat dipahami sebagai media. Secara lebih khusus pengertian media dalam proses belajar mengajar cenderung diartikan sebagai alat-alat grafis, photografis, atau alat-alat elektronik untuk menangkap, memproses, menyusun kembali informasi visual atau verbal.
Lebih lanjut Gerlach dan Ely (1979:242) membagi media menjadi dua bagian penting material (benda) dan equipment (peralatan). Material dalam media pembelajaran dapat dicontohkan seperti gambar yang diimplementasikan dalam film atau yang ditransparansikan pada overhead projector atau gambar yang ditempelkan pada papan tulis. Equipment (peralatan) adalah overhead projector, atau perangkat pemutar dan perekam gambar dalam film, atau papan tulis yang digunakan untuk menampilkan gambar tersebut.
Perkembangan selanjutnya kedua kata tersebut tidak banyak digunakan lagi. Perkembangan teknologi komputer menyebabkan peleburan atau pergantian kata tersebut menjadi hardware (perangkat keras) dan software (perangkat lunak), walaupun terdapat perbedaan diantaranya. hardware (perangkat keras) dipahami sebagai material (benda) ataupun equipment (peralatan) yang dapat digunakan menyimpan atau mentransmisikan rangsangan pembelajaran atau isi pembelajaran. Hardware (perangkat keras) dapat dicontohkan seperti; overhead transparency, overhead projector (OHP), Logic Control Display (LCD), video tape recorder, audio tape, dan lain sebagainya.  Software (perangkat lunak) dapat diartikan sebagai rangsangan atau isi pembelajaran yang disimpan atau ditransmisikan.
Dalam konsep perangkat keras dan perangkat lunak tersebut dikenal istilah technique (teknik). Adapun yang dimaksud dengan technique (teknik) adalah prosedur atau proses yang digunakan perangkat keras untuk  mentransmisikan perangkat lunak, misalnya teknik audio, teknik visualisasi, atau teknik multimedia.
Sedangkan Gagne dan Briggs dalam Azhar (2002)  memberikan batasan tentang media meliputi alat-alat yang secara fisik digunakan untuk menyampaikan isi materi pengajaran yang terdiri dari: buku, tape recorder, kaset, video kamera, video recorder, film, slide (gambar bingkai), foto, gambar, grafik, televisi, dan komputer.
Dari pernyataan-pernyataan tersebut di atas dapat disimpulkan secara umum bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu, benda, atau bahkan lingkungan sekolah yang membangun kondisi yang dapat membuat pelajar meningkatkan proses, situasi, dan efektifitas belajar mengajar. Media pembelajaran terdiri dari dua komponen : (1) Hardware (perangkat keras) yaitu komponen fisik media pembelajaran, sesuatu benda yang dapat dilihat, didengar, atau diraba dengan panca indera ; (2) Software  (perangkat lunak), yaitu kandungan pesan yang terdapat dalam perangkat keras yang merupakan isi yang akan disampaikan kepada pelajar.
Makin bagus kualitas saluran yang digunakan untuk menyalurkan informasi akan makin bagus pula kualitas informasi yang dapat diterima dan diinternalisasikan oleh penerima informasi. Dalam pengertian bahwa makin tinggi intensitas rangsangan media pembelajaran yang digunakan terhadap aktifitas indra peserta didik, yang ditandai oleh aktifitas mental dan fisik yang mengarah pada pemusatan perhatian terhadap kandungan informasi yang tersalur, makin baik dan tinggi pula kualitas dan kuantitas infomasi yang tersimpan (terinternalisasi) di dalam diri peserta didik.
            Tujuan penggunaan media di dalam proses pembelajaran adalah agar pesan atau informasi yang dikomunikasikan dapat diserap semaksimal mungkin oleh peserta didik. Informasi yang dikomunikasikan melalui lambang-lambang verbal saja, kemungkinan terserapnya kurang, sebab informasi yang demikian itu merupakan informasi yang sangat abstrak sehingga sangat sulit untuk dipahami dan diresapi. Dengan demikian, dibutuhkan kehadiran media di dalam setiap proses belajar-mengajar.

Sumber :
Sudjarwo, S. 1988. Teknologi Pendidikan. Jakarta: Erlangga.
Gerlach, Vernon S. & Ely, Donald P. Teaching and Media a Systematic Approach. Prentice-Hall, Inc, New Jersey, 1979
Arsyad, Azhar, MA. Prof. Dr. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta:PT Raja Grafindi Persada.

Pengertian Media Pembelajaran dan Teknologi Pendidikan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: