Blog Informasi Apa Aja

22 Juli 2013

Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan dari Model Pembelajaran Discovery



Tujuan Model Pembelajaran Discovery


            Tujuan model pembelajaran Discovery menurut (Azhar 1991:  99) sebagai Model belajar mengajar yaitu:
1) kemampuan berfikir agar lebih tanggap, cermat dan melatih daya nalar (kritis, analisis dan logis); 2) membina dan mengembangkan sikap ingin lebih tahu; 3) mengembangkan aspek kognitif, afektif dan psikomotorik; 4) mengembangkan sikap, keterampilan kepercayaan murid dalam memutuskan  sesuatu secara tepat dan obyektif.

Sebagai kesimpulan dimana guru harus terampil memilih persoalan yang relevan untuk diajukan kepada kelas, persoalan bersumber dari bahan pelajaran yang menantang murid/problematikdan sesuai dengan nalar murid.
Model pembelajaran Discovery memungkinkan murid menemukan sendiri informasi-informasi yang diperlukan untuk mencapai tujuan instruksional, ini kearah peran guru sebagi pengelola interaksi belajar mengajar kelas, ditandai bahwa model penemuan tidak terlepas dari adanya keterlibatan murid dalam interaksi belajar mengajar.


Kelebihan dan Kekurangan Model Pembelajaran Discovery

Suryosubroto (2002:  200-201) mengemukakan beberapa kelebihan model discovery diantaranya: 

1) Membantu murid mengembangkan memperbanyak kesiapan, serta pengusaan keterampilan dalam proses kognitif pengenalan murid; 2) murid memperoleh pengetahuan yang bersifat sangat pribadi individual sehingga dapat kokoh mendalam tertinggal dalam jiwa murid tersebut; 3) dapat meningkatkan kegairahan belajar murid; 4) teknik ini dapat memberikan kesempatan kepada murid untuk dapat berkembang dan maju sesuai dengan kemampuanya masing-masing; 5) mampu mengarahkan cara murid belajar sehingga memiliki motivasi belajar yang sangat kuat dan giat; 6) membantu murid untuk memperkuat dan menambah kepercayaan pada diri sendiri dengan proses penemuan sendiri; 7) strategi ini lebih berpusat kepada murid tidak pada guru, guru sebagai teman dalam belajar saja atau dengan kata lain guru hanya terlibat sebagai fasilitator dalam pembelajaran membantu apabila diperlukan; 8) membantu perkembangkan murid menuju skeptisisme yang sehat untuk menemukan kebenaran akhir dan mutlak.


Sedangkan Roestiyah (2001: 21) disebutkan pula beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan dalam menerapkan medel discovery yaitu:
1) Pada siswa harus ada kesiapan dan kematangan mental untuk cara belajar ini siswa harus berani dan berkeinginan dan mengetahui keadaan sekitar dengan baik; 2) bila kelas terlalu besar penggunaan tehnik ini akan kurang berhasil; 3) bagi guru dan siswa yang sudah biasa dengan perencanaan dan pengajaran tradisional mungkin akan sangat kecewa bila diganti dengan teknik penemuan; 4) dengan teknik ini ada yang berpendapat bahwa proses mental ini terlalu mementingka proses pengertian saja, kurang memperhatikan perkembangan pembentukan sikap dan keterampilan bagi siswa, 5) tehnik ini mungkin tidak memberikan kesempatan untuk berfikir kreatif.

Uraian singkat di atas mengisyaratkan bahwa Pembelajaran dengan penemuan sebagai model mengajar merupakan penemuan yang dilakukan oleh murid, dimana murid menemukan sendiri sesuatu hal yang baru, ini tidak berarti yang ditemukannya benar-benar baru, sebab sudah diketahui orang lain. Dalam pembelajaran model discovery, dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya, serta memperoleh pengetahuan yang melatih berbagai kemampuan intelektual murid, merangsang ingin tahu dan memotivasi kemampuan murid, sehingga pembelajaran tersebut berlangsung secara aktif.


Referensi :


Azhar, lalu Muhammad. 1991. Proses Belajar Mengajar. Surabaya: Usaha Nasional
Suryosubroto. 2002. Langkah-Langkah Pembelajaran Discovery. On Line 
Roestiyah. 2001. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan dari Model Pembelajaran Discovery Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: