Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

27 August 2013

Analisa Posisi Pengelasan


Mengelas Bawah Tangan
Mengelas bawah tangan pada plat perlu diperhatikan :
-          Elektroda sebaiknya tegak lurus atau miring 5o sampai 10o terhadap arah gerakan pengelasan.
-      Elektroda dan besarnya arus yang tepat akan mengeluarkan busur api yang terang dan terdengar suara gemericik.
-          Busur api pendek mempermudah mencairnya elektrode dengan cepat.
-      Busur api panjang maka udara akan meniup busur api tersebut hingga rigi-rigi las tidak rata dan tidak padat.
Pengelasan dengan cara mengelas ayun
Gesekan las harus diayun dengan teratur dan lembut, elektroda las digerakkan dengan diayun berbentuik lingkaran. Harus diingat pula bahwa letak dan kedudukan harus dimiringkan 5o sampai 10o .
Posisi mengelas tegak
Sebelum melakukan pekerjaan mengelas tegak sebaiknya dimulai dahulu melakukan pengelasan pada benda kerja yang dimiringkan 45 dengan las rata danm mendatar usahakan agar bagian yang mencair tidak meleleh kebawah
Mengelas pada benda kerja miring 45 elektroda dimiringkan 15 keatas dar garis datar.
Mengelas arah mendatar pada bidang tegak, elektroda tegak lurus terhadap permukaan benda kerja kemudian elektrodanya dimiringkan 15  searah dengan arah pengelasan.Mengelas tegak pada bidang tegak dengan arah pengelasan kebawah ujung elektroda dimiringkan 15 dibawah garis datar.
Posisi mengelas diatas kepala
Cara yang baik adalah mengusahakan agar busur api sependek mungkin dan untuk membantu agar pemindahan bagian yang mencair pada benda kerja tidak jatuh kebawah dengan jarak tertentu, elektroda sekali-sekali dihubungkan singkat dan kemudian ditarik kembali perlahan-lahan dan pengelasan dilakukan tanpa diayun agar bagian yang dilas tidak terlalu panas.


Proses terbentuknya busur listrik pada las listrik
Pada las las busur sambungan yang terjadi oleh panas yang ditimbulkan oleh busur listrik  yang terjadi antara benda kerja dan elektroda. Elektroda atau logam pengisi di panaskan sampai mencair dan diendapkan pada sambungan sehingga terjadi sambungan las. Mula-mula terjadi kontak antara elektroda dan benda kerja sehingga terjadi aliran arus, kemudian dengan memisahkan penghantar timbullah busur. Energi listrik diubah menjadi energi panas dalam busur dan suhu dapat mencapai 5.500oc. Alat las arus searah terdiri dari generator arus searah jenis energi tetap, dengan karakteristik tertentu sehingga dapat menghasilkan busur yang stabil. Terjadinya arus yang besar pada waktu hubungan singkat harus ditekan, dan mesin harus dapat mengkompensasi bila terjadi peubahan pada panjang busur listrik. Mesin arus searah dapat mencapai kemampuan 1000 ampere dengan tegangan terbuka antara 40 sampai 50 volt. Pada waktu pengelasan tegangan busur antara 18 sampai 40 volt.
Komposisi Logam Pengiri pada elektroda
  1. Tembaga : Titik cair 1083oc
  2. Paduan perak : Yang mempunyai titik cair antara 6300 c – 845o c.
  3. Panduang aluminium : Yang mempunyai titik cair antara 570o c- - 640oc.
  4. Paduan tembaga dan perunggu yang mempunyai titik cair antara 870oc- 11000oc.


Kesimpulan
  1. Pengelasan merupakan proses penyambungan logam, dimana logam menjadi satu akibat panas dengan atau tanpa tekanan. Dapat juga didefinisikan sebagai ikatan metalurgi serbuk yang ditimbulkan oleh gaya tarik menariok antara atom.
  2. Jenis-Jenis dari pengelasan :
-          Pengelasan tempa                            - Pengelasan geser
-          Pengelasan patri                              - Pengelasan gesekan
-          Pengelasan gas                                - Pengelasan termit
-          Pengelasan tahanan                         - Pengelasan dingin
-          Pengelasan busur                             - Pengelasan letup
-          Pengelasan berkas elektron - Pengelasan alur
-          Pengelasan induksi
  1. Perlatan yang digunakan pada pengelasan :
-          Helem las
-          Kaca mata pengaman
-          Sepatu las
-          Pakaian las
-          Sarung tangan

  1. Bagian- bagian pada mesin las terdiri dari :
-          Lampu sinyal                       - Kutub negatif
-          Lampu putar                        - Penjepit bend kerja
-          Pengatur arus                      - Penjepit elektroda
-          Kutub positif                       - Klem tiga fase.
 


Analisa Posisi Pengelasan Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: