Blog Informasi Apa Aja

20 Agustus 2013

Animasi Komputer Sebagai Model Media Pembelajaran



Berbagai penelitian menyangkut kegunaan komputer dan animasi dalam pembelajaran mengemukakan hasil yang menunjukkan keefektifitasan media pembelajaran berbasis animasi komputer. Setiap individu memiliki gaya belajar yang berbeda, dan pembelajaran akan berlangsung lebih baik jika guru menggunakan atau mengakomodasi gaya belajar setiap individu dalam proses tersebut.
Penggunaan Animasi komputer sebagai sebuah model media pembelajaran dimaksudkan untuk memberikan sebuah metode penyampaian materi pelajaran yang berbeda dengan metode konvensional menggunakan papan tulis dan informasi verbal, dengan menggunakan animasi komputer diharapkan beberapa elemen dasar dalam penyampaian informasi dapat berlangsung secara bersamaan dalam bentuk audio, visual, dll. Pengintegrasian konsep teknologi audio-visual yang bersifat interaktif inilah oleh Szuprowicz didefinisikan sebagai konsep multimedia, didalamnya beberapa aplikasi dapat diakses secara bersamaan sehingga seluruh model informasi dapat ditampilkan baik berupa teks, data, grafik, animasi, audio dan elemen visual dalam bentuk animasi, video, dll.
Kamus besar bahasa indonesia mendefinisikan animasi sebagai “gambar bergerak yang ditayangkan dalam televisi”. Akan tetapi pengertian ini mengalami perkembangan seiring dengan semakin bervariasinya bentuk dan aplikasi dalam kehidupan masyarakat. Dalam konsepnya sebagai media pembelajaran, aneka media yang terangkum pada sebuah media animasi yang digabungkan anakan menghasilkan suatu informasi yang memiliki nilai komunikasi yang sangat tinggi; artinya informasi bahkan tidak hanya dapat dilihat sebagai hasil cetakan, melainkan juga dapat didengar, membentuk simulasi dan animasi yang dapat membangkitkan selera dan memiliki nilai seni grafis yang tinggi dalam penyajiannya..
Sejalan dengan pendapat diatas, IMS Global Learning concosium, Inc. (www.imsproject.com) yang beranggotakan lebih dari 200 institusi dan lembaga yang terdiri atas produsen teknologi, institusi pendidikan menengah dan tinggi, institusi militer dan lembaga internasional lainnya, membuat spesifikasi desain media pembelajaran yang mendukung penggunaan cakupan luas teori-teori pembelajaran. Mereka membagi desain pembelajaran berbasis komputer dalam tiga tingkatan yang dikenal dengan Level A, Level B, dan Level C.
Tingkatan-tingkatan media tersebut tersusun secara hierarki sesuai dengan kompleksitas dan pelayanan yang disediakan, level B merupakan penambahan komponen dari level A dan level C merupakan pengintegrasian level B dengan penambahan beberapa komponen.
1.      Level A, Spesifikasi level A diperuntukkan bagi pemakaian tunggal (belajar individual), pelajar saling berinteraksi dengan media pembelajaran. Aktivitas pelajar ditentukan dan dikoordinir oleh program media tersebut.
2.      Level B, Spesifikasi level B menyediakan fasilitas properties dan conditions yang memungkinkan pelajar ataupun instruktur memasukkan data-data pelajar atau kondisi-kondisi pembelajaran dalam data base pembelajaran. Komponen conditions berisi kondisi-kondisi yang kemungkinkan telah dialami oleh pembelajar sebelumnya dan disediakan aktivitas yang berbeda untuk setiap kondisi. Desain spesifikasi level B menyediakan data personal pelajar, menyediakan pilihan-pilihan yang mendukung pengetahuan awal pelajara, dan mendukung pelajar untuk mengakses masuk dalam data base
3.      Level C, Spesifikasi level C menyediakan hubungan dinamis antara pelajar dan sistem pembelajaran, mendukung penyampaian pesan pelajar dan sistem merespon pesan tersebut dengan mengubah setting aktivitas pembelajaran sesuai keinginan pelajar. Perbedaan pada level B, pada tingkatan ini akivitas pembelajaran tidak ditentukan sebelumnya sedangkan pada level B aktivitas pembelajaran ditentukan pada komponen conditions dan properties yang mungkin bersyarat untuk setiap aktivitas.

Animasi Komputer Sebagai Model Media Pembelajaran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: