Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

22 August 2013

Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran



a). Fungsi media pembelajaran
            Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang tidak dapat dipisahkan dan amat penting adalah metode mengajar dan media pembelajaran. Pemilihan salah satu metode mengajar tentu akan mempengaruhi jenis media pembelajaran yang sesuai, meskipun ada aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media antara lain tujuan pengajaran, jenis tugas dan  pembelajar yang diharapkan menguasai pelajaran setelah selesai pengajaran berlangsung. Meskipun demikian dapat dikatakan salah satu fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi kondisi pemahaman pembelajar tentang materi yang diajarkan.
            Sebagaimana Hamalik (1986) mengemukakan bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh pada psikologis terhadap pembelajar.
b). Manfaat media pembelajaran
            Levie & Lentz dalam Arsyad Azhar (2004) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual yaitu :
1). Fungsi atensi
Merupakan inti media visual, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian pembelajar untuk berkonsentrasi pada isi pelajaran. Media gambar khususnya overhead projektor dapat menenangkan dan mengarahkan perhatian pembelajar kepada pelajaran yang mereka terima, meskipun pada awalnya materi pelajaran itu tidak disenangi sehingga mereka tidak memperhatikan.         
2). Fungsi afektif
            Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan pembelajar ketika belajar. Lambang atau gambar visual dapat menggugah emosi dan sikap pembelajar. Dalam memperhatikan isi pelajaran yang diberikan.
3). Fungsi kognitif
            Media visual terlihat dari temuan-temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaian tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
4). Fungsi kompensatoris       
            Media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu pembelajar yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan pembelajar yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.
            Media pembelajaran baik visual, audio, maupun audio-visual memiliki fungsi yaitu untuk memotivasi minat atau tindakan, menyajikan informasi, dan memberi instruksi dalam pembelajaran  perorangan, kelompok, atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya. Untuk memenuhi fungsi motivasi media pembelajaran dapat direalisasikan melalui teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para pembelajar untuk bertindak. Pencapaian tujuan ini akan mempengaruhi sikap, nilai dan emosi.
            Untuk tujuan informasi media pembelajaran dapat digunakan dalam rangka penyajian informasi di hadapan sekelompok pembelajar. Isi dan bentuk penyajian bersifat umum, berfungsi sebagai pengantar, ringkasan. Partisipasi yang diharpakan dari pembelajar hanya terbatas pada persetujuan atau ketidaksetujuan.
            Media berfungsi untuk tujuan instruksi di mana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan pembelajar baik dalam benak atau mental maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi.
            Berbagai manfaat media dari beberapa hasil penelitian yang menunjukkan dampak positif dari penggunaan media sebagai bagian dari pengajaran di kelas atau sebagai cara utama pengajaran sebagai berikut :
a)     Pembelajaran menjadi lebih interaktif. Dengan diterapkannya teori belajar dan prinsip-prinsip psikologis yang diterima dalam hal partisipasi pembelajar, umpan balik dan penguatan.
b)    Pengajaran yang bisa memakan waktu yang lama dapat dipersingakat karena kebanyakan media hanya memerlukan waktu singkat untuk mengantarkan pesa-pesan dari isi pelajaran.
c)      Pengajaran dapat berlangsung kapan dan di mana diinginkan.
d)  Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku. Karena setiap pembelajar yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama.
e)   Pengajaran menjadi lebih menarik. Media dapat menjadi penarik perhatian dan membuat pembelajar tetap konsentrasi memperhatikan isi pelajaran.
f)       Peran guru dalam memberikan penjelasan yang berulang-ulang dapat lebih dikurangi.
g)  Sikap positif pembelajar terhadap apa yang mereka pelajari dan terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
h)      Kualitas hasil belajar dapat lebih ditingkatkan.   
            Manfaat media pembelajaran yang diberikan oleh Sudjana dan Rivai (1992) dalam proses belajar mengajar, yaitu:
a)      Pengajaran akan lebih menarik perhatian pembelajar sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar.
b)     Bahan pengajaran akan menjadi lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh pembelajar dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pengajaran.
c)   Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata-mata komunikasi verbal melalui kata-kata oleh guru, sehingga pembelajar tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran
d)   Pembelajar dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan dan lain-lain.
c. Kegunaan media Pembelajaran
Menurut Arief S. Sadiman, dkk (2003). Secara umum, kegunaan dari media pembelajaran dalam proses belajar mengajar adalah sebagai berikut:
1). Memperjelas penyajian pesan agar tidak bersifat verbalisme, baik dalam bentuk   kata-kata tertulis atau lisan.
2). Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera seperti :
a.       Objek yang terlalu besar, bisa diganti dengan realita, gambar, film bingkai, film atau model.
b.      Objek yang kecil, dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai, film atau gambar.
c.     Gerak yang terlalu lambat atau cepat, dapat dibantu dengan timelapse atau highspeed photography
d.     Kejadian atau peristiwa yang terdapat dimasa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, vidio, film bingkai, foto maupun secara verbal.
e.       Objek terlalu kompleks (mesin-mesin) dapat disajikan dengan model, diagram dan lain-lain.
f.       Konsep terlalu luas dapat disajikan dengan model, diagram dan lain-lain.
2)    Dengan menggunakan media pembelajaran secara tepat dan bervariasi dapat diatasi sifat pasif anak didik. Dalam hal ini media pembelajaran berguna untuk :
a.       Menimbulkan kegairahan belajar.
b.      Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara siswa dengan lingkungan dengan kenyataan.
c.       Memungkinkan mahasiswa belajar sendiri-sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
3)   Dengan sifat yang unik pada setiap pembelajar ditambah lagi dengan lingkungan yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama, maka stap pengajar akan banyak mengalami bilamana diatasi sendiri. Apalagi latar belakang lingkungan tenaga pengajar dengan pembelajar juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pembelajaran yaitu :
a.       Memberikan perangsang yang sama.
b.      Mempersamakan pengalaman.
c.       Menimbulkan persepsi yang sama.
Untuk itu dalam proses belajar mengajar agar efektif, efisien dan berkualitas, idealnya memperhatikan media pembelajaran seperti media berbasis komputer dalam proses belajar mengajar. 


Referensi :


Hamalik, Oemar. 1986. Media Pendidkan. Bandung: PT. Citra Aditya Bakti  

Arsyad, Azhar. 2004.Media Pembelajaran. Jakarta: PT Rajawali Grapindo Persada

Sudjana & Rivai. 1990. Media Pengajaran. Bandung: CV Sinar Baru
 

 
 

Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: