Blog Informasi Apa Aja

13 Agustus 2013

Kesulitan Belajar Matematika



Mata pelajaran matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib diikuti atau dipelajari siswa di sekolah. Mata pelajaran matematika diharapkan mampu meningkatkan kemampuan siswa dalam berhitung, berpikir atau berkaitan dengan aspek kuantitatif.
Johnson (Abidin, 2006 : 12) mengemukakan matematika adalah “bahasa simbolis yang fungsi praktisnya untuk mengekspresikan hubungan-hubungan kuantitatif, dan keruangan, sedangkan fungsi teoritisnya adalah untuk memudahkan berpikir seseorang”.
Pernyataan yang sama dikemukakan oleh Learner (Abidin, 2006 : 13) bahwa  “Matematika adalah bahasa simbolis sekaligus bahasa Universal yang memungkinkan manusia memikirkan, mencatat dan mengkomunikasikan ide mengenai elemen dan kuantitas”.
  Berbagai alasan sehingga mata pelajaran matematika diajarkan di sekolah mulai dari jenjang pendidikan dasar sampai perguruan tinggi. Hal ini sesuai pendapat Cornelius (Abidin, 2006 : 13) bahwa ada lima alasan sehingga matematika diajarkan disekolah yaitu :
  1. Sarana berpikir yang jelas dan logis
  2. Sarana untuk memecahkan masalah kehidupan sehari-hari
  3. Sarana mengenal pola-pola hubungan dan generalisasi pengalaman
  4. Sarana untuk mengembangkan kreativitas
  5. Sarana peningkatan kesadaran terhadap perkembangan budaya”
kesulitan-kesulitan belajar matematika dibagi atas tiga kategori, yaitu: kesulitan konsep, kesulitan prinsip, dan kesulitan skill (keterampilan).
a.       Kesulitan Konsep
Mempelajari konsep merupakan hal yang utama dalam pendidikan, menurut Ratna Willis Dahar (Rahmatiah,  2003: 11 :
“Konsep-konsep merupakan batu bangunan (Building blocks) konsep-konsep merupakan dasar bagi proses mental yang lebih tinggi untuk merumuskan prinsip-prinsip dan generalisasi untuk memecahkan masalah. Seorang siswa harus mengetahui aturan-aturan yang relevan dan aturan-aturan itu didasarkan pada konsep-konsep yang diperolehnya”.
Menurut Rosser (Abdin, 2006 : 15) bahwa,
“Konsep adalah suatu abstraksi yang memiliki suatu latar”, kejadian-kejadian atau hubungan yang mempunyai atribut yang sama. Sedangkan budaya dalam (Rahmatiah, 2003 : 12) mengatakan bahwa konsep adalah suatu ide atau gagasan yang dibentuk dengan memandang sifat-sifat yang sama dari sekumpulan contoh yang acak. 
b.      Kesulitan Prinsip
Prinsip dalam matematika sering juga disebut asas sebagai objek yang menyatakan hubungan dari dua objek. Objek itu dapat berupa fakta, konsep operasi atau asas yang lain.
Kesulitan prinsip dalam mengerjakan soal matematika khususnya sering juga disebut kesulitan dalam menemukan rumus-rumus atau menggunakan yang telah ada. Hal ini penting, mengingat dalam mempelajari dan mengerjakan soal-soal matematika menggunakan rumus sangat diperlukan. 
c.       Kesulitan Skill
Kesulitan keterampilan untuk mengoperasikan bilangan, biasanya terjadi pada siswa yang berkemampuan lemah, sehingga mengalami kesulitan dan kurang terampil dalam mengoperasikan bilangan. Hal ini terjadi disebabkan karena dalam mempelajari materi pelajaran di sekolah dasar ternyata siswa tidak menguasai materi yang diberikan.
Ketidak mampuan dalam operasi bilangan dan perhitungan yang tidak tepat, maka akan menghasilkan jawaban yang salah.


  Referensi :
Abidin, Irham. 2006. Analisis Kesulitan Siswa Menyelesaikan Soal Teorema Pythagoras pada Siswa Kelas II SMP Negeri I Binamu Kabupaten Jeneponto. Skripsi: FKTP Unismuh Makassar.

 

Kesulitan Belajar Matematika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: