Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

26 August 2013

Pengaman Listrik CB, MCB dan ELCB




A.  Circuit Bracke (CB)
 

CB biasa juga disebut pengaman otomatis. Sebagai pengganti pengaman lebur seringkali dapat digunakan pengaman otomatis. Pengaman otomatis ini memutuskan secara otomatis kalau arusnya melebihi suatu nilai tertentu.

Keuntungan sebuah pengaman otomatis ialah dapat segera digunakan lagi setelah terjadi pemutusan. Dalam pengaman otomatis terdapat kopeling jalan bebas. Karena kopeling ini otomatnya tidak bisa dihubungkan kembali, kalau gangguannya belum diperbaiki.

Pengaman otomatis memberi pengamanan termis maupun elektromagnetik. Untuk pengamanan termis digunakan sebuah eleman dwilogam. Kalau melebihi nilai yang telah ditentukan, arusnya diputuskan oleh elemen ini.

Untuk pengamanan elektromagnetik digunakan sebuah kumparan yang dapat menarik sebuah angker dari besi lunak. Umumnya pemutusan secara elektromagnetik ini berlangsung tanpa hambatan. Kalau melebihi nilai yang telah ditentukan, arusnya akan segera diputuskan.

Pemutusan secara termis berlangsung dengan kelambatan. Waktu pemutusan tergantung pada nilai arusnya. Arus paling rendah yang lama – kelamaan masih menyebabkan otomatnya membuka, dinamakan arus jatuh.

Berdasarkan waktu pemutusannya, pengaman – penaman otomatis dapat dibagi atas otomat-L, otomat-H dan otomat-G.

a.                   Otomat-L (untuk hantaran)

Pada otomat jenis ini pangaman termisnya disesuaikan dengan meningkatnya suhu hantaran. Kalau terjadi beban lebih dan suhu hantarannya melebihi suatu nilai tertentu, elemen dwilogamnya akan memutuskan arusnya.

Kalau terjadi hubung singkat, arusnya diputuskan oleh pengaman elektromagnetiknya. Untuk arus bolak-balik yang sama dengan 4 In – 6 In’ dan arus searah yang sama dengan 8 In’ pemutusan arusnya berlangsung dalam waktu 0,2 sekon.

b.                  Otomat-H (untuk instalasi rumah)

Secara termis jenis ini sama dengan Otomat-L. tetapi pengaman elektomagnetiknya memtuskan dalam wakti 0,2 sekon, kalau arusnya sama dengan       2,5 In – 3 In utuk arus bolak-balik atau sama dengan 4 In untuk arus searah

Jenis otomat ini digunakan untuk instalasi rumah. Pada instalasi rumah, arus gangguan yang rendah pun harus diputuskan dengan cepat. Jadi kalau terjadi gangguan tanah, bagian – bagian yang teruat dari logam tidak akan lama bertegangan.
  

c.                   Otomat-G
Jenis otomat ini digunakan untuk mengamankan motor – motor listrik kecil untuk arus bolak-balik dan arus searah, alat – alat listrik dan juga rangkaian akhir besar untuk penerangan, misalnya penerangan bangsal pabrik.

Pengaman elektromagnetiknya berfungsi pada 8 In  – 11 I n untuk arus bolak-balik, atau pada 14 In untuk arus searah.

Kontak – kontak saklarnya dan ruang, pemadam busur apinya memiliki konstruksi khusus. Karena itu jenis otomat ini dapat memutuskan arus hubung-singkat yang besar, yaitu hingga 1500 A.

Untuk bangunan – bangunan besar, mesalnya bangunan flat, diperlukan hantaran suplai utama sampai 35 mm2 atau lebih. Arus hubung-singkat yang dapat timbul dalam instalasi – instalasi ini dapat melebihi 2000 A. arus yang demikian besar akan merusak pengaman otomatisnya, sebelum arusnya dapat diputuskan. Elemen dwilogamnya akan menjadi lebur atau kontak – kontaknya menjadi lengket, sehingga otomatnya tidak dapat digunakan lagi.

Untuk mencegah kerusakan ini, didepan otomat dipasang sebuah patron lebur yang tahan hubung singkat. Patron lebur ini dinamakan pengaman pengawal, dan harus sudah putus sebelum otomatnya menjadi rusak.

Tabel dibawah ini memuat beberapa data untuk menentukan patron lebur yang harus digunakan sebagai pangaman pengawal.



Pengaman pangawalnya harus dipilih sedemikian hingga otomatnya tidak menjadi rusak kalau terjadi hubung singkat, dan patron leburnya tidak putus kalau terjadi beban-lebih.
Kini ada pengaman – pengaman otomatis yang pad 220 V sepenuhnya tahan hubung singkat. Kemampuan pemutusnya ialah:

12000 A pada 220V dengan cos φ = 0,6;
  3000 A pada 220V dengan cos φ = 0,7.
 Kontak – kontak hubung otomat – otomat ini dibuat dari bahan yang tidak menjadi lengket, walaupun arus hubung-singkatnya besar. Untuk otomat jenis ini tidak diperlukan pengaman pengawal lagi.
Saklarnya memiliki pemutus ganda. Tiap – tiap pasang kontak pemutusan berada di dalam suatu ruang pemadam panjang dari bahan keramik khusus.

Kecepatan pemutusnya sangat besar. Karena suatu konstruksi khusus dari mekanik pemutusan elektromagnetiknya, waktu antara terjadinya hubungan singkat dan pemutusan, pendek sekali. Untuk arus hubung-singkat 12000 A, waktu pemutusannya hanya 0,0003 sekon.

Pemutusan yang cepat ini dicapai dengan menggunakan sebuah electromagnet dengan angker pemukul. Angker ini tidak hanya memukul pena pemutus dari mekaniknya, tetapi juga memukul langsung pada poros hubung dari kedua kontak yang bergerak.



B.  Pemutus Sirkit Mini (MCB)

Gawai pengaman arus lebih lain adalah pemutus sirkit mini yang selanjutnya disebut MCB. MCB ini memproteksi arus lebih yang disebabkan terjadinya beban lebih dan arus lebih karena adanya hubung pendek. Dengan demikian fungsi dasar kerjanya yaitu untuk pemutus hubungan yang disebabkan beban lebih dengan relai termis digunakan bimetal dan pengaman hubung pendek dengan relai arus lebih seketika digunakan elektromagnet.

Bila bimetal ataupun elektromagnet bekerja, maka ini akan memutus dengan kontak yang terletak pada pemadam busur dan membuka saklar.

MCB untuk pengaman rumah seperti pada pengaman lebur diutamakan untuk proteksi hubung pendek, sehingga pemakaiannya lebih diutammakan untuk mengamankan instalasi atau konduktornya.

Berdasarkan IEC 898-95 terdapat tiga macam karakteristik, yaitu tipe B, C dan D. Arus nominal yang digunakan untuk rumah hunian bukan pada APP dengan pengenal tegangan 230/400 V ialah: 6, 8, 10, 12, 16, 20, 25, 32, 40, 50, dan 63 A. Dengan kemampuan membuka (Breaking Capacity) bila terjadi hubung pendek 3 kA, 6 kA atau 10 kA.


Sedang MCB pada APP diutamakan sebagai pembatas arus dengan karakteristik CL (Current Limitter) disamping itu juga sebagai gawai pengaman arus hubung pendek yang bekerja seketika.

Arus nominal yang digunakan pada APP dengan pengenal tegangan 230/400 V ialah: 1, 2, 4, 6, 10, 16, 20, 25, 35, dan 50 A disesuaikan dengan VA konsumen. Adapun kemampuan membuka bila terjadi hubung singkat 3 kA dan 6 kA ( SPLN 108-1993) MCB yang khusus digunakan oleh PLN mempunyai tombol biru.

MCB yang berfungsi sebagai pengaman tunggal, didalamnya hanya terdapat relay hubungan singkat ( Shoct Circuit Relay ) yang bertindak sebagai pemutus rangkaian apabila terjadi hubungan singkat, dibawah ini adalah gambar kostruksi MCB tunggal satu kutub. 

MCB pada saat sekarang paling banyak digunakan untuk instalasi industri maupun instalasi gedung bertingkat.


Adapun penggunaan tipe-tipe tersebut adalah :

Tipe B        :     Sebagai pengaman kabel atau penghantar terutama untuk perumahan.
Tipe C     :     Sebagai pengaman kabel atau penghantar terutama sangat menguntungkan bila arus inrush tinggi misalnya lampu mercury,  dan motor.
Tipe D     :     Untuk penerapan yang menyangkut menimbulkan pulsa cukup besar : contoh transformator, katup selenoid, kapasitor.


C.  ELCB

Guna ELCB untuk memutuskan rangkaian dari sumber jika terjadi tegangan sentuh. Penyusun utama ELCB adalah sebuah mekanik pemutus, sebuah penghantar pasa, inti trafo arus seimbang dan penghantar netral. Jika tidak ada arus gangguan pada rangkaian maka arus seimbang, sehingga tidak ada pengaruh kemagnetan pada trafo dan tida ada tegangan yang diimbaskan pada belitan sekunder trafo arus. Jika terjadi arus ganguan pada beban karena kerusaan isolasi sehingga mengalir arus ke bumi, maka keseimbangan pada trafo arus terganggu dan menghasilkan medan magnet yang mengimbaskan suatu tegangan pada belitan sekunder trafo arus yang menyebabkan rangkaian diputuskan oleh system pemutusnya. ELCB bekerja berdasarkan keseimbangan arus beban antara fasa dan netral.  



Referensi :

Harten. P. Van, Setiawan. E. ir. Instalasi Listrik Arus Kuat I dan II. Binacipta, Bandung
Sugandi, Imam. Ir . Instalasi Listrik Rumah. Yayasan Usaha Penunjang Tenaga Listrik, Jakarta
Somatri Oman. 1993. System Pengontrolan Motor Industri. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta.
 
 

Pengaman Listrik CB, MCB dan ELCB Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

1 comments:

Anonymous said...

Thanks banget gan.. artikelnya sangan membatu..