Blog Informasi Apa Aja

26 Agustus 2013

Sakelar Listrik



1.    Pengertian dan Prinsip kerja Sakelar  
Sakelar adalah suatu alat yang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan arus/tegangan listrik dari sumber tegangan menuju beban. Pada saat sakelar akan membuka untuk memutuskan rangkaian, sebuah pegas akan diregangkan. Pegas inilah yang menggerakkan sakelarnya sehingga dapat memutuskan rangkaian.
Sakelar digunakan untuk keperluan instalasi penerangan, untuk tegangan tinggi, instalasi tenaga, dan banyak lagi. Sakelar ada yang dipasang di luar tembok (OUTBOUW) dan ada pula yang dipasang di dalam tembok (INBOUW).
                   
Ada beberapa persyaratan dalam pemasangan sakelar, antara lain :
  1. Harus dapat melayani secara aman tanpa memerlukan alat bantu.
  2. Sakelar harus dipasang sedemikian rupa sehingga bagian yang bergerak (tangkai/pengungkit) sakelar tidak bertegangan pada waktu sakelar dalam keadaan terbuka.
  3. Dudukkan semua saklar di dalam suatu instalasi harus seragam, misalnya : semua sakelar dalam keadaan terhubung :
  4. Jika tangkai sakelar didorong ke atas.
  5. Jika pengumpil sakelar bagian atas ditekan.
  6. Pemasangannya harus sedemikian rupa sehingga tidak mungkin akan terhubung sendiri oleh pengaruh gaya beratnya.
  7. Kemampuan sakelar sekurang-kurangnya harus mempunyai kemampuan sesuai dengan alat yang dihubungkan padanya, tetapi boleh lebih kecil dari 5 A.
2.    Jenis-Jenis Sakelar Menurut Fungsinya
Jika ditinjau dari fungsinya, sakelar dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, antara lain : sakelar tunggal,  sakelar seri, sakelar kutub dua, sakelar tukar, dan sakelar silang.
a)   Sakelar Tunggal
Sakelar tunggal adalah suatu sekelar yang difungsikan untuk memutuskan dan menghubungkan sumber tegangan dengan beban, dimana sakelar ini melayani satu buah mata lampu atau lebih. Sakelar ini, pada umumnya banyak digunakan pada instalasi rumah, instalasi bangunan, dan juga pada instalasi di industri.
b)      Sakelar Seri
Sakelar seri adalah suatu sakelar yang difungsikan untuk memutuskan dan menghubungkan dua buah mata lampu secara bersamaan atau secara bergantian. Sakelar ini biasanya digunakan pada ruangan yang menggunakan lebih dari satu lampu, misalnya ruang tamu, ruang keluarga, dan sebagainya.
c)   Sakelar Kutub Dua
Sakelar kutub dua berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan hubungan pada sumber dan pada beban. Sakelar ini biasanya dipakai pada ruangan-ruangan yang basah/lembab dan juga pada papan hubung bagi (PHB) 1 fasa.
d)   Sakelar Tukar
Sakelar ini berfungsi memutuskan dan menghubungkan arus pada sumber tegangan dengan beban dari dua tempat. Sakelar Tukar digunakan apabila kita menghendaki untuk melayani satu lampu dari dua tempat, misalnya pada lorong-lorong pada suatu ruangan, dan  tangga pada ruangan yang bertingkat.
e)   Sakelar Silang 
Sakelar silang berfungsi untuk memutuskan dan menghubungkan arus pada sumber tegangan dengan beban dari tiga tempat. Sakelar ini dipakai untuk melayani satu buah lampu dari tiga tempat. Dalam pemasangannya, sakelar silang dipasang  diantara dua buah sakelar tukar atau berada ditengah dua buah sakelar tukar. 
3.    Simbol-Simbol Pada Sakelar

 

Sakelar Listrik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: