Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

28 August 2013

Penulisan Program PLC



Pada PLC-5/60 Allen Bradley terdapat 4 tipe bahasa pemrograman yaitu ladder diagrams, functional blocks, Boolean Mnemonics, dan English statements. Bahasa pemrograman ini dapat dikelompokkan dalam dua kategori utama yaitu :
  1. Kategori bahasa pemrograman dasar : bahasa ladder dan boolean
  2. Kategori bahasa pemrograman tingkat tinggi : functional blocks dan english statement.
Bahasa Pemrograman dasar digunakan untuk sistem kontrol primitif contohnya pergantian relai, pewaktuan, perhitungan, penyusunan dan logika. Sedangkan bahasa pemrograman tingkat tinggi digunakan untuk sistem kontrol yang lebih rumit misalnya kontrol analog, manipulasi data, pelaporan dan fungsi lain yang tidak bisa dibuat dengan bahasa pemrograman dasar.

A.Diagram Ladder
   Diagram ladder adalah instruksi berupa simbol yang digunakan untuk membuat program pada PLC. Diagram ladder mempunyai 4 kategori instruksi yaitu : relay type, timer/counter, arithmetic, data manipulation, data transfer, dan program kontrol. Simbol konstruksi ladder dapat dibentuk untuk menentukan logika pengendalian yang diinginkan untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam memori. Fungsi utama diagram ladder adalah mengontrol keluaran berdasarkan kondisi masukan. Pada diagram ladder dikenal istilah Rung yaitu suatu pernyataan logika yang membaca input dan mengontrol output. Diagram ladder untuk suatu program pengontrolan biasanya terdiri dari beberapa rung.

B. Bahasa Boolean
Bahasa boolean adalah bahasa pemrograman dasar berbasis PC yang mempunyai instruksi utama yaitu AND, OR dan NOT. Selain itu juga pada bahasa boolean juga terdapat perintah mnemonic yang akan melaksanakan semua fungsi dari perintah diagram ladder dasar. Perintah mnemonic dituliskan dalam bentuk singkatan menggunakan 3 atau 4 huruf untuk mengimplementasikan suatu perintah untuk melaksanakan program pengontrolan.

C. Functional Blocks Language
Functional blocks adalah instruksi tingkat tinggi yang digunakan untuk program yang lebih kompleks. Ketika menggunakan perintah Block, kondisi masukan diprogram untuk menggunakan kontak NO dan NC, yang akan mengizinkan pelaksanaan blok program. Terdapat beberapa parameter yang harus diprogram berkaitan dengan blok tersebut. Parameter ini terdiri dari atas penyimpanan atau menahan daftar yang digunakan untuk mengatur nilai preset atau daftar I/O (variabel) digunakan untuk memasukkan atau mengeluarkan data numerik (analog, BCD,dll). Functional blocks seperti diagram ladder juga dapat diklasifikasikan ke dalam 4 tipe utama yaitu timer/ counter, arithmatic, data manipulation dan data transfer blocks. Berdasarkan tipe blocks, maka akan ada satu atau lebih garis kontrol dan satu atau lebih spesifikasi data dalam blok tersebut.



D. English Statement Language
English statement language untuk sistem kontrol terprogram dapat digunakan seperti bahasa komputer. Dibandingkan dengan ketiga bahasa diatas, english statement language lebih mudah dipakai dan berorientasi kepada operator. Dengan menggunakan pernyataan dalam bahasa inggris akan memudahkan programmer lain untuk mengetahui maksud dari program tersebut. Meskipun instruksi pada bahasa ini tidak tertentu, tergantung pembuatnya tetapi semuanya digunakan untuk menyelesaikan tugas yang sama. Pada umumnya bahasa yang digunakan untuk mengeksekusi perintah ini adalah bahasa BASIC yang sudah umum digunakan pada komputer pribadi.

Statement
Fungsi
DECLARE (variabel) = WORD
Untuk mendeklarasikan sebuah variabel
DIM A(x)
Untuk memesan tempat pada memori untuk nomor pada elemen array dengan ukuran x.
FOR (variabel) = X to Y STEP Z
Untuk melaksanakan perintah kondisi dimana nilai X harus sama dengan nilai Y dengan langkah sebesar Z untuk melaksanakan perintah selanjutnya. Digunakan untuk fungsi perulangan (LOOP).
NEXT (variabel)
Digunakan bersama dengan statement FOR untuk mengakhiri fungsi perulangan (LOOP).
IF - THEN
Digunakan untuk kondisi benar dan salah. Jika kondisi benar, perintah lain akan dilaksanakan. Jika salah maka program akan loncat ke program selanjutnya.
PRINT
Digunakan untuk mencetak pernyataan yang diberi tanda kutip pada listing program.
GO TO
Digunakan untuk melompat dari statement satu ke statement yang lain.
INPUT
Membaca nilai unit dari unit programming yang akan dikompilasi menjadi statement program kontrol sebelum menuju unit kontrol
REM
Digunakan untuk menuliskan komentar atau keterangan dari listing program. Perintah ini tidak dieksekusi.
WAIT
Untuk menentukan waktu penundaan dari pelaksanaan program.


Penulisan Program PLC Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: