Blog Informasi Apa Aja

23 Agustus 2013

Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Komputer



Perancangan media pembelajaran berbasis multimedia komputer merupakan penggabungan dari perancangan grafik, teks, animasi, file audio, video dalam satu aplikasi yang interaktif dan menarik. Menurut Salma & Siregar (2004:175) “penggunaan komputer dalam pembelajaran bukanlah dimaksud untuk menciptakan mesin-mesin yang mampu mengajar melainkan dimaksud untuk menciptakan sebuah lingkungan belajar yang lebih produktif”. Sehingga penampilan fisik maupun non fisik dari sebuah media sangat berpengaruh dalam menarik perhatian dan motivasi pembelajar.
Berdasarkan hal tersebut di atas, dalam perancangan media pembelajaran berbasis teknologi multimedia komputer yang menampilkan program pembelajaran dalam halaman web haruslah dirancang sebaik mungkin dengan memperhatikan beberapa hal non-teknis. Menurut  Oetomo (2002:134-137) beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perancangan halaman pada media yang akan ditampilkan adalah: (1) Penataan halaman yang menarik dengan pemberian animasi dan gambar;  (2) Perhatikan sudut gerak mata (workspace) dalam perancangan setiap halaman, bagian-bagian penting ditempatkan pada daerah penglihatan mata. Berikut ini adalah pembagian daerah penglihatan pada layar monitor.
 

Hal lain yang harus mendapat perhatian dalam perancangan halaman program pembelajaran berbasis teknologi multimedia komputer adalah:
a.    Warna dasar (Background colour)
Kebanyakan halaman utama sebuah program aplikasi diberi warna dasar abu-abu (gray), hal itu karena warna ini mendukung pemberian kontras yang tepat pada objek yang gelap maupun terang yang ditempatkan diatasnya. Penggunaan warna dasar cerah dapat mengaburkan objek yang juga berwarna cerah, seperti itu pula sebaliknya penggunaan warna dasar gelap akan mengaburkan objek yang berwarna gelap sehingga digunakan warna tengah yang dapat mengakomodasi penggunaan objek dengan kecerahan yang beragam. Beberapa jenis warna yang sering digunakan sebagai warna dasar (backround) dalam aplikasi form program adalah sebagai berikut:  (1) Minty green (#99FF99); (2) Light blue (#6666CC); (3) Light yellow (#FFFF66); (4) White (#FFFFFF); (5) Pink (#FF99CC);  (6) Gray (#CCCCCC).
b.    Teks
Menurut Phipps siswa hanya mampu memproses 30% dari teks yang dipublikasikan pada sebuah layar monitor dalam program pembelajaran berbasis komputer (Brogan,1999:23). Oleh karena itu dalam pembuatan program pembelajaran berbasis komputer hendaknya penggunaan teks dibatasi hingga menggunakan form sekitar 30 % dan selebihnya diterangkan dengan menggunakan gambar atau aplikasi interaktif baik itu file audio maupun file video.
Menurut Siegel (1996) berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penulisan teks pada sebuah web: (1) Jarak antar kata hendaknya tidak terlalu besar; (2) tidak dianjurkan memberikan jarak antara paragraf; (3) kata pertama dalam sebuah paragraf diketik dengan jarak 8 pixel atau 8 ketukan dari garis acuan; (4) untuk penulisan teks penuh pada sebuah form, hendaknya menggunakan tabel no-border dengan ukuran lebar 400 pixel. 20 pixel merupakan ruang kosong yang digunakan untuk menentukan margin-left dan margin-right, sehingga praktis hanya digunakan 380 pixel untuk huruf, perhitungan di atas didasarkan pada ukuran display 640x480 pixel; (5) setiap baris hendaknya hanya terdiri antara 10-12 kata.
Selanjutnya, hal yang juga penting diperhatikan dalam penggunaan teks adalah jenis font  yang umum digunakan dan atau didukung oleh hampir semua jenis sistem komputer. Juga perlu diperhatikan konsistensi penggunaan jenis font.
c.    Musik
Menurut Meier (2002:175-177) musik dan ingatan secara fisiologis berhubungan di dalam otak. Lebih lanjut dijelaskan musik tidak harus selalu ada agar pembelajaran dapat berlangsung, tetapi musik dapat meningkatkan pembelajaran dengan berbagai cara. Beberapa contoh penggunaan musik dalam pembelajaran adalah pendahuluan untuk pembelajaran, istirahat, skenario kiasan mental, pratinjauan konser, tinjauan konser, presentasi, berlatih belajar, nyayian dan lagi rap, tema,  penutup.
Para praktisi Accelerated Learning cenderung menggunakan musik klasik dalam pembelajaran. Jenis musik yang paling baik dalam pembelajaran adalah yang dapat meningkatkan keefektifan belajar, (Meier, 2002:179).
d.    Ukuran File
File gambar maupun file audio sangat berpengaruh dalam memberikan kesan interaktif pada program, akan tetapi juga dapat berpengaruh pada kecepatan running program. Penempatan file gambar  atau audio harus memperhatikan besarnya file gambar. Menurut Siegel (1996) besar file gambar yang akan ditempatkan pada sebuah form aplikasi hendaknya dibawah 20 Kbyte. Cara lain untuk menghemat ukuran file gambar  adalah dengan mengkonversi ke type gambar JPEG, GIF,dan GNP serta mengurangi penggunaan warna yang tidak diperlukan pada sebuah gambar.
Sedangkan untuk file audio terdapat dia cara untuk menurunkan ukuran file, yaitu: (1) penggunaan musik-musik Loop yang berdurasi pendek; (2) konversi file audio ke jenis MP3 dengan bit rate minimal 8Kbit untuk musik dan minimal 16 Kbit untuk suara bicara, Zeembry (2004:48).
1.    Spesifikasi Teoritis
Menurut Salma & Siregar (2004:175) dalam pembelajaran berbantu komputer baik mandiri maupun berbasis web, desain instruksional harus dikembangkan atas dasar pemahaman bagaimana proses belajar terjadi pada diri individu. Selanjutnya Salma & Siregar (2004:175) memberikan hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam desain instruksional media pembelajaran berbasis komputer sebagai berikut:
  1. Gaining attention, yaitu proses bagaimana membangun ketertarikan dan motivasi dalam pembelajaran.
  2. Concept mapping, yaitu proses pemetaan konsep pengetahuan yang memberikan kebebasan proses eksplorasi berbagai konsep-konsep yang relevan dan memilih substansi yang akan dipelajarinya sesuai dengan keinginan pembelajar dan tujuan pembelajaran yang ada.
  3. Menyediakan kemudahan belajar melalui konsep multimedia baik secara terbimbing dan sekuensial maupun secara mandiri.
  4. Multiple access, yaitu menyediakan hubungan terhadap berbagai sumber belajar yang ada di internet maupun ke berbagai sumber belajar lainnya.
 Standar kualitas dalam desain instruksional media pembelajaran berbasis komputer sbb :

  1. Memiliki interaktivitas yang tinggi untuk menjaga konsentrasi dan perhatian pembelajar.
  2. Menggunakan berbagai metode instruksional dalam meningkatkan hasil.
  3. Menyediakan fasilitas penyeimbang antara interaksi virtual dengan interaksi langsung.
  4. Menyediakan fasilitas atau waktu untuk berhubungan secara langsung.
  5. Membuat fasilitas bantuan sederhana tentang metode penggunaan media
  6. Menyediakan umpan balik dan penilaian langsung terhadap pembelajar dalam rangka menguatkan pembelajaran.
  7. Menggunakan multimedia seperti suara, gambar, dan animasi untuk mengakomodasi semua gaya belajar dan mengoptimalkan pemanfaatan otak dan memori.
  8. Membatasi penggunaan teks agar tidak memberikan kesan penuh pada layar, dengan proforsi 30% untuk teks dan selebihnya dengan grafik.
  9. Membiarkan pembelajar untuk menuntun proses pelajarannya secara langsung.
  10. Menyediakan fasilitas bantuan agar memungkinkan pembelajaran dengan maksimal dengan sistem bantuan, dan daftar istilah
  11. Memberikan proforsi perbedaan antara penggunaan media pembelajaran terhadap laki-laki dan perempuan.
  12. Memastikan tanggapan positif dari faktor lingkungan.





Referensi :
Salma Prawiradilaga, Dewi & Siregar, Eveline. 2004. Mozaik Teknologi Pendidikan. Jakarta: Kencana
Oetomo, Budi Sutedjo Dharma, S.Kom.,MM. 2002. e-Education Konsep, Teknologi dan Aplikasi Internet Pendidikan.  Yogyakarta: Andi
Brogan P. 1999. Using the Web For Interactive Teaching and Learning : The Imperative of the New Millenium,  
Siegel, David. 1997. Web Wonk Tips for Writers and Designers.
Maier, Dave. 2002. The Accelerated Learning HandBook: Panduan Kreatif dan Efektif Merancang program Pendidikan dan Pelatihan. Bandung: Kaifa

Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Komputer Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: