Blog Informasi Apa Aja

29 Agustus 2013

Program Bimbingan di Sekolah dan Peranan Guru dalam Pelaksanaanya



1)      Pengertian Program Bimbingan
Menurut pendapat Hotch dan Costor yang dikutip oleh Gibson dan Mitcheel (1981) program bimbingan dan konseling adalah suatu program yang memberikan layanan khusus yang dimaksudkan untuk membantu individu dalam mengadakan penyesuaian diri. Program bimbingan menyangkut dua faktor yaitu faktor pelaksana atau orang yang akan memberikan bimbingan dan faktor yang berkaitan dengan perlengkapan, metode, bentuk layanan siswa, dan sebagainya yang mempunyai kaitan dengan kegiatan bimbingan. Program bimbingan memberikan arah yang jelas dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan dengan efesien dan efektif. 

2)      Langkah-langkah Penyusunan Program Bimbingan
Menurut Miller yang dikutip oleh Rochman Natawidjaja dan Moh. Surya (1985) seperti berikut:
a)      Tahap persiapan langkah ini dilakukan melalui survey untuk menginventarisasi tujuan, kebutuhan dan kemampuan sekolah, serta kesiapan sekolah yang bersangkutan untuk melaksanakan program bimbingan.
b)      Pertemuan-pertemuan permulaan dengan para konselor yang telah ditunjuk oleh pemimpin sekolah.
c)      Pembentukan panitia sementara untuk merumuskan program bimbingan.
d)     Pembentukan panitia penyelenggara program.

3)      Variasi Program Bimbingan Menurut Jenjang Pendidikan
Winkel (1991) memberikan rambu-rambu yang perlu diperhatikan dalam menyusun program bimbingan ditingkat pendidikan tertentu, yaitu:
  1. Menyusun tujuan jenjang pendidikan tertentu, seperti yang telah dirumuskan
  2. Menyusun tugas-tugas perkembangan dan kebutuhan-kebutuhan peserta didik pada tahap perkembangan tertentu
  3. Menyusun pola dasaryang dipedomani dalam memberikan layanan
  4. Menentukan komponen-komponen bimbingan yang diprioritaskan
  5. Menentukan bentuk bimbingan yang sebaiknya diutamakan seperti bimbingan kelompok atau bimbingan individual.
  6. Menentukan tenaga-tenaga bimbingan yang dapat dimanfaatkan.

5.2. Peranan Guru dalam pelaksanaan bimbingan di sekolah
Guru merupakan personel sekolah yang memiliki kesempatan untuk bertahap muka lebih lama dengan siawa. Oleh sebab itu, peran dan tanggung jawab guru dalam pelaksanaan bimbingan dan konseling sangat diharapkan. Adapun tugas daan tanggung jawab guru dalam kegiatan ini;
1.      Turut serta aktif dalam membantu melaksanakan kegiatan program bimbingan dan konseling.
2.      Memberikan informasi tentang siswa kepada staf bimbingan dan konseling.
3.      Memberikan layanan instruksional (pengajaran)
4.      Berpartisipasi dalam pertemuan kasus
5.      Memberikan informasi kepada siswa
6.      Meneliti kesulitan dan kemajuan siswa
7.      Menilai hasil kemajuan belajar siswa
8.      Mengadakan hubungan dengan orang tua siswa
9. Bekerja sama dengan konselor mengumpulkan data siswa dalam usaha untuk kengidentifikasikan masalah yang dihadapi siswa
10.  Membantu memecahkan masalah siswa
11.  Mengirimkan masalah siswa yang tidak dapat diselesaikannya kepada      konselor
12.  Mengidentifikasikan, menyalurkan, dan membina bakat

5.3. Kerja Sama Guru dan Konselor dalam Layanan Bimbingan
Dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling di sekolah, konselor sekolah  sangat berperan, untuk itu perlu kerja sama dengan guru yang paling sering bertatap muka dengan siswa. Kerja sama guru dengan konselor misalnya bersama-sama menyusun pengalaman belajar dan membuat penyesuaian metode mengajar yang sesuai dengan dan dapat memenuhi sifat masalah masing-masing siswa, bersama guru membantu siswa memilih pengalaman atau kegiatan-kegiatan kokurikuler yang sesuai dengan minat, sifat, bakat, dan kebutuhannya.

Program Bimbingan di Sekolah dan Peranan Guru dalam Pelaksanaanya Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: