Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

29 August 2013

Rangkaian Osilator

Sistem-sistem telekomunikasi elektronik tidak akan dapat bekerja tanpa adanya sumber gelombang listrik sinusoida. Untuk membangkitkan gelombang sinusoida ini digunakan rangkaian osilator.
Osilator adalah alat yang dapat menghasilakan tegangan bolak-balik pada bermacam-macam frekuensi. Jenis-jenis osilator yang sering digunakan adalah osilator jenis umpan-balik (feed-back), RC dan LC yang ditala. Rangkaian ini dapat digunakan untuk frekuensi-frekuensi dari audio hingga daerah VHF.
Osilator dapat dianggap sebagai penguat (amplifier) yang outputnya umpan-balik (feed-back) ke input. Maka seluruh input dari penguat berasal dari outputnya.
Pada osilator tidak ada tegangan input sehingga osilasi dimulai dari suatu tegangan kecil yaitu tegangan “noise”. Tegangan yang sangat kecil ini (orde-mikro-volt) diperbesar dan dikembalikan kembali ke input dengan fase yang sama, diperbesar lagi dan seterusnya sampai terjadi getaran atau gelombang sinus yang dikehendaki.

A.    OSILATOR UMPAN BALIK POSITIF
Umpan-balik positif merupakan dasar dari rangkaian-rangkaian osilator yang lebih umum digunakan. Dimana tegangan outputnya umpan-balik (feed-back) ke input.
 


1.      Osilator Pergeseran-Fasa RC
Barkhausen mengatakan bahwa, bila sebuah rangkaian umpan-balik diharapkan untuk memelihara osilasi, maka:
b.      Perolehan bersih di sekeliling rantai umpan-balik harus 1
c.   Pergeseran fasa bersih di sekeliling rantai tersebut haruslah merupakan kelipatan bilangan utuh positif 2radian atau 360o.
Gambar 0.2 menunjukkan rangkaian osilator penggeseran-fasa RC . Rangkaian menggunakan tiga buah bagian RC, masing-masing dengan konstanta waktu yang sama (nilai R yang sama dan nilai C yang sama). Pada frekuensi osilasi pergeseran total adalah 180o. Selanjutnya penguat akan memberikan pergeseran fasa sebesar 180o.
Resistansi masukan pada penguat harus jauh lebih besar dari pada nilai R yang digunakan dalam jaringan penggeseran-fasa, karena resistansi masukan penguat akan membebani jaringan penggeseran fasa dan mengubah karekteristikya, atau harus disediakan suatu jaringan osilasi sehingga jaringan tidak terganggu dengan terhubungnya penguat.




2.      Osilator LC yang Ditala.
Osilator LC yang ditala (tuned LC oscillator) adalah sebuah contoh lain dari osilator jenis umpan balik. Gambar 0.3. merupakan gambar rangkaiannya.
Frekuensi paralel dari rangkaian tangki terdiri dari induktansi primer transformator dan kapasitor. Dimana rangkaian tangki terlihat seperti sebuah resistansi murni dan pergeseran fasa pada penguat adalah 180o, ditambah dengan pergeseran fasa 180o yang disebabkan transformator, sehingga pergeseran murni untuk seluruh rantai sebesar 0o (atau 360o). Jika frekuensi jatuh kebawah nilai resonansi, tanki akan terlihat seperti sebuah induktansi dan menyebabkan perolehan tegangan sedikit mendahului (lead) nilai 180o itu. Bila frekuensinya tinggi, tangki menjadi kapasitif, dan tegangan keluaran tertinggal (lags). Osilasi hanya dapat terjadi pada frekuensi dimana pergeseran fasa rantai adalah nol, yaitu pada frekuensi resonansi paralel dari rangkaian tangki.  


B.    OSILATOR RANGKAIAN YANG DITALA
Bentuk Osilator Rangkaian Umum
Bentuk umum dari sebuah osilator rangkaian yang ditala (tuned circuit oscilator) ditunjukkan dalam gambar 0.4. sebuah penguat pembalik (inverting amplifier) menyediakan perolehan yang diperlukan, dan sebuah jaringan delta yang terdiri dari tiga buah impedansi kompleks membentuk jaringan penggeseran-fasa diantara masukan dan keluaran penguat. 

 
KESIMPULAN
 
Osilator adalah alat yang dapat menghasilakan tegangan bolak-balik pada bermacam-macam frekuensi. Osilator dapat dianggap sebagai penguat (amplifier) yang outputnya umpan-balik (feed-back) ke input. Pada osilator tidak ada tegangan input sehingga osilasi dimulai dari suatu tegangan kecil
Dasar dari rangkaian osilator yang sering digunakan adalah osilator umpan balik positif dimana tegangan outputnya umpan balik ke input. Osilator umpan balik positif ini terdiri dari dua yaitu : osilator pergeseran fasa RC dan osilator LC yang ditala.
Osilator pergeseran fasa RC adalah jenis osilator yang jaringan penggeseran fasanya terdiri dari resistor dan kapasitor Sedangkan osilator LC yang ditala merupakan rangkaian tangki yang terdiri dari induktansi primer transformator dan kapasitor.



Rangkaian Osilator Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: