Blog Informasi Apa Aja

30 September 2013

Cara Mencari Sepatu Yang Cocok Untuk Kaki Anda


Cara Cari Sepatu
Pabrik sepatu menghabiskan berjuta-juta dolar tiap hari tahunnya untuk melakukan penelitian agar kita dapat berlatih tanpa mengalami cidera. Tapi apa gunanya semua teknologi itu jika toko sepatu tetap menjual sepasang sepatu yang membuat kaki anda lecet dan sakit ?

Yang paling mengetahui apakah anda membeli sepasang sepatu yang tepat adalah anda sendiri. Jadi kenalilah kaki anda sendiri, agar anda tidak membeli sepatu dengan embel-embel ‘garis-garis yang bisa membuat anda berlari lebih cepat’ dan anda tidak akan pernah lagi membutuhkan plester untuk mengatasi kaki lecet.



Untuk mengetahui tipe kaki anda, kunjungilah seorang podiatrist ( dokter ahli kaki ) atau lakukan tes berikut :
1.Tes-Tread-Wear
Ambillah sepasang sepatu olahraga yang sering anda pakai dan perhatikan sol-nya. Jika sepatu tersebut mrnunjukkan adanya penggunaan yang berat pada sisi dalam bagian atasnya, disekitar tumit dan lengkungan  telapak kaki, anda mungkin berkaki over-pronate.
Pemakaian yang berat di sisi luar umumnya menandakan supinasi ( bentuk kaki memutar ke arah luar ). Pola yang tidak simetris pada pemakaian dapat menandakan masalah lain seperti ketidakseimbangan pada kekuatan otot atau panjang kaki.
2.Tes Side-By-Side
Letakkan sepasang sepatu anda di permukaan rata dan perhatikan dari belakang. Jika sepatu itu condong ke sisi dalam ( berhadapan satu sama lain )atau bagian penopang tumitnya miring ke arah dalam. Anda mungkin memilki kaki pronate. Kemiringan ke arah luar menandakan kaki melengkung terlalu tinggi  yang under-pronate   
3.Tes Jejak Kaki Basah
Celupkan kaki anda ke dalam ember, seka sisa-sisa air yang menetes dan kemudian berdirilah pada selembar kertas karton. Jika gambar kaki yang nampak.
  • Kaki High- Arched
Jejak yang sangat tipis menghubungkan bagian kaki depan dengan tumit berbentuk jejak tipis . Berarti anda memiliki kaki yang melengkung terlalu tinggi, yang tidak memilki pronasi.
Masalah : Under-pronate
Menekuk terlalu sedikit untuk meredam getaran. Atau kaki memutar sedikit ke arah luar dan tetap kaku ( disebut supination ) saat menyentuh tanah.
Solusi :
Carilah sepatu yang memiliki kantung berisi gas atau gel di bagian bawah tumit dan kaki depan dan sol tengah terbuat dari spons EVA atau polyurethane.
  • Kaki Rata ( Flat Feet )
Jejak penghubungnya lebar dan tebal – jejak yang menunjukkan bahwa sebagian besar bagian kaki anda menyentuh lantai – menandakan bentuk kaki yang rata,
Masalah :over pronate – bergeser terlalu jauh ke arah dalam dan memberi tekanan pada lengkungan telapak dan pergelangan kaki anda.
Solusi : Carilah sepatu yang cenderung keras, kasar, dan sedikit berat dengan sol tengah ganda dan sol luar yang kuat.
  • Kaki Normal.
Bila ketebalan jejak di antara kedua jejak di atas artinya kaki anda normal.
Masalah : Tidak ada, meredam getaran secara efisien, mendarat pada sisi luar tumit dan berputar ke arah dalam.
Solusi : Carilah sepatu dengan daya topang sedang dan nyaman.

9 Cara Mencari Sepatu Yang Cocok Untuk Kaki Anda


Cara ke-1
Ukurlah kaki anda. Kaki cenderung untuk memanjang dan melebar seiring dengan bertambahnya usia. Menurut Gregor McCoshim, podiatrist senior di London Foot Hospital : “ Anda membutuhkan ruang setengah inci untuk jari kaki yang besar, untuk memberinya ruang yang cukup untuk bergerak sehingga mencegah terjadinya kuku kaki hitam dan kapalan.
Cara ke-2
Belanjalah di malam hari saat kaki anda membengkak. Kedua kaki anda akan membengkak pula saat anda sedang berlatih di gym dan sepatu yang terlalu sempit akan mengakibatkan kaki melepuh dan membuat kuku kaki menghitam.
Cara ke-3
Sewaktu mencoba sepatu, pastikan anda sedang mengenakan kaus kaki olahraga.
Cara ke-4
Lakukan tes fleksibilitas. Pegang bagian tumit dan bagian dean sepatu dan cobalah untuk menekuknya. Jika sepatu itu tertekuk di bagian telapak, teruslah mencari sepatu yang lain. Jika tertekuk pada bagian depan, maka anda boleh mencoba sepatu itu.
Cara ke-5
Ikat talinya dan berlarilah keliling toko . “ pastikan tumit dan depan cukup nyaman dan memiliki perlindungan terhadap getaran yang cukup untuk mengurangi tekanan pada sistem tulang rangka tubuh anda. Tapi penutup tumit sebaiknya tidak terlalu tinggi karena dapat mengakibatkan achilles tendinitis, kata Costain. “ Jika sepatu terlalu tinggi menutupi bagian atas mata kaki, syarat-syarat kaki akan mengalami iritasi. Jika sepatu diikat terlalu kencang, lubang tali dapat mengakibatkan rasa terbakar yang menyakitkan, sedangkan ikatan yang kendur akan mengakibatkan kaki melepuh.” Jika sepatu masih terasa nyaman setelah sepuluh menit, lanjutkan berlari ke arah kasih.
Cara ke-6
Pastikan ada jarak selebar kuku ibu jari kaki di antara ujung jari kaki anda yang terpanjang dengan sisi dalam sepatu.
Cara ke-7
Jika kenyamanan sepatu dalam ukuran aslinya tidak anda dapatkan, anda bisa melengkapinya dengan semacam sisipan. Penutup dan bantalan tumit akan memberi anda kenyamanan ekstra dan bentuk yang rapi. Sisipan berukuran panjang setengah dan penuh memungkinkan anda untuk menyesuaikan volume sepatu.
Cara ke-8
Belilah dua. Begitu anda menemukan sepatu yang sempurna, pertimbangkan untuk membeli sepasang lagi. Bahan sol tengah ( sol di antara bagian atas sepatu dan sol karet ) akan kehilangan banyak daya pegasnya setelah dipakai kurang lebih sebulan. Akibatnya akan mempengaruhi daya redam getaran dan stabilitas sepatu. Seorang pelari berintensitas sedang harus mengganti sepatunya setiap 350 sampai 500 mil; sedangkan pengguna gym setelah 30 sampai 50 kali latihan.
Cara ke-9
Jangan terpengarus oleh harga “tidak ada alasan untuk beranggapan bahwa dengan mengeluarkan Rp. 1 juta untuk membeli sepatu olahraga anda akan mendapatkan perlindungan lebih baik dari sepatu yang berharga  Rp.500 ribu.. kata simon costain. Yang benar adalah sepatu yang tepat untuk kebutuhan latihan dan bentuk kaki anda – berapapun harganya.
 

Cara Mencari Sepatu Yang Cocok Untuk Kaki Anda Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: