Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

08 October 2013

Masalah Dalam Matematika

Masalah adalah suatu situasi atau kondisi (dapat berupa issu/pertanyaan/soal) yang disadari dan memerlukan suatu tindakan penyelesaian, serta tidak segera tersedia suatu cara untuk mengatasi situasi itu. Pengertian tidak segera dalam hal ini adalah bahwa pada saat situasi tersebut muncul, diperlukan suatu usaha untuk mendapatkan cara yang dapat digunakan semestinya. 

Bell (1981: 310) memberikan defenisi masalah sebagai: situasi yang dapat digolongkan sebagai masalah bagi seseorang adalah: bahwa keadaan ini disadari, ada kemauan dan merasa perlu melakukan tindakan untuk mengatasinya dan melakukannya, serta tidak segera dapat ditemukan cara mengatasi situasi tersebut.

Di dalam matematika, suatu pertanyaan atau soal akan merupakan suatu masalah apabila tidak terdapat aturan/hukum tertentu yang segera dapat digunakan untuk menjawab atau menyelesaikannya  (Hudojo, 1988). Hal ini berarti bahwa suatu soal matematika akan menjadi masalah apabila tidak segera ditemukan petunjuk pemecahan masalah berdasarkan data yang terdapat dalam soal.

Sebuah pertanyaan yang merupakan masalah bagi seseorang apabila masalah tersebut bersifat: 1. Relatif,  tergantung situasi dan kondisi seseorang yang menghadapinya, 2. Tidak dapat diselesaikan secara langsung dengan prosedur rutin tetapi masih memungkinkan orang tersebut untuk menyelesaikannya melalui seleksi data informasi dan organisasi konsep yang dimilikinya, 3. Dapat dimengerti, artinya suatu pertanyaan pada bidang tertentu akan merupakan masalah hanya bagi mereka yang mempelajari atau berkecimpung pada bidang tersebut (Cahya, 2006: 201).

Masalah seringkali dinyatakan dalam soal cerita, tetapi tidak berarti semua soal cerita merupakan masalah. Untuk menyelesaikan sebuah soal cerita seseorang harus mengidentifikasi apa yang diketahui, apa yang ditanyakan dan merumuskan model matematika serta strategi penyelesaiannya.

Hodgson dan Sullivan (1980) membagi masalah  matematika secara hirarkis: a) Very easy problem-exercise (masalah sederhana-latihan), b)Problems with a clear context (masalah dengan konteks yang jelas), dan c) Problem without a clear context (masalah tanpa konteks yang jelas)

Penggolongan masalah seperti yang dikemukakan di atas menunjukkan bahwa masalah dalam matematika cukup beragam, jenis maupun tingkat kompleksitasnya. Masalah yang berkaitan dengan penerapan matematika kebidang lain bisa muncul dalam ketiga tingkatan masalah tersebut. Masalah penerapan dengan konteks yang jelas banyak terdapat dalam buku teks matematika pada akhir setiap topik bahasan. Sebaliknya untuk masalah tanpa konteks yang jelas, banyak muncul dari berbagai bidang atau situasi. Penyelesaiannya tidak menunjuk pada satu konsep atau prinsip matematika tertentu, dan mungkin saja harus melibatkan lebih dari satu konsep atau prinsip.

Referensi :
Bell. 1981. Teaching and Learning Mathematichs. Dubuque Lowo: Win.C. Broom Company Publisher.

Cahya, Antonius. 2006. Pemahaman Dan Penyajian Konsep Matematika Secara Benar dan Menarik. Jakarta. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional. 
Hudojo, Herman. 1977. Belajar Mengajar Matematika. Jakarta: Dirjen Dikti PPLPTK.

Masalah Dalam Matematika Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: