Blog Informasi Apa Aja

09 Oktober 2013

Pentingnya Pemahaman Konsep dalam Pendekatan Matematika Realistik


Pemahaman konsep merupakan unsur penting dalam belajar matematika di sekolah dasar. Penguasaan terhadap banyak konsep, memungkinkan seseorang dapat memecahkan masalah dengan lebih baik, sebab untuk memecahkan masalah perlu aturan-aturan, dan aturan-aturan tersebut didasarkan pada konsep-konsep yang dimiliki. Konsep adalah ide abstrak yang memungkinkan seseorang untuk dapat mengelompokkan objek atau kejadian dan menerangkan apakah objek atau kejadian itu merupakan contoh atau bukan contoh dari ide tersebut.

Dalam pendekatan matematika realistik guru dipandang sebagai fasilitator, moderator, dan evaluator yang menciptakan situasi dan menyediakan kesempatan bagi siswa untuk menemukan kembali ide dan kosep matematika dengan cara mereka sendiri. Oleh karena itu, guru harus mampu menciptakan dan mengembangkan pengalaman belajar yang mendorong siswa untuk memiliki aktivitas baik untuk dirinya sendiri maupun bersama siswa lain. Jadi, peran guru dalam pendekatan matematika realistik dapat dirumuskan sebagai berikut: 

a.       Guru harus berperan sebagai fasilitator belajar.
b.   Guru harus mampu membangun pengajaran yang interaktif.
c.   Guru harus memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif memberi sumbangan pada proses belajarnya.
        
Beberapa karakteristik pendekatan matematika realistik adalah sebagai berikut :

a.       Menggunakan masalah kontekstual

Pembelajaran matematika di awali dengan masalah kontekstual, sehingga memungkinkan siswa menggunakan pengalaman atau pengetahuan yang telah di miliki sebelumnya secara langsung. Masalah kontekstual tidak hanya berfungsi sebagai sumber pematematikaan, tetapi juga sebagai sumber untuk mengaplikasikan kembali matematika. Masalah kontekstual yang diangkat sebagai topik awal pembelajaran, hendaknya masalah sederhana yang yang di kenali oleh siswa. Masalah kontekstual dalam pembelajaran matematika realistik memiliki empat fungsi yaitu : ( 1 ) Untuk membantu siswa menggunakan konsep matematika, ( 2 ) Untuk membentuk model dasar matematika dalam mendukung pola pikir siswabermatematika, ( 3 ) Untuk memanfaatkan realitas sebagai sumber aplikasi matematika dan ( 4 ) Untuk melatih kemampuan siswa , khususnya dalam menerapkan matematika pada situasi nyata ( realitas ).

b.      Menggunakan berbagai model

Istilah model berkaitan dengan model matematika yang di bangun sendiri oleh siswa dalam mengaktualisasikan masalah kontekstual kedalam bahasa matematika, yang merupakan jembatan bagi siswa untuk membuat sendiri model – model dari situasi nyata ke abstrak atau dari situasi informal ke formal.

c.       Konstribusi siswa

Siswa di beri kesempatan seluas – luasnya untuk mengembangkan berbagai strategi informal yang dapat mengarahkan pada pengkonstruksianberbagai prosedur untuk memecahkan masalah. Dengan kata lain, konstribusi yang besar dalam proses pembelajaran di harapkan datang dari siswa , bukan dari guru. Artinya semua pikiran atau pendapat siswa sangat di perhatikan dan di hargai.

d.      Interaktif

Interaksi antara siswa dengan guru, siswa dengan siswa, serta siswa dengan perangkat pembelajaran merupakan hal yang sangat penting dalam pembelajaran matematika realistik. Bentuk – bentuk interaksi seperti negosiasi, penjelasan, pembenaran, persetujuan, pertanyaan atau refleksi digunakan untuk mencapai bentuk pengetahuan matematika formal dari bentuk – bentuk pengetahuan matematika informal yang di temukan sendiri oleh siswa.

e.       Keterkaitan

Struktur dan konsep matematika saling berkaitan, biasanya pembahasan suatu topik ( unit pelajaran ) harus dieksplorasiuntuk mendukung terjadinya proses pembelajaran yang lebih bermakna.


Pentingnya Pemahaman Konsep dalam Pendekatan Matematika Realistik Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: