Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

12 January 2014

Pengembangan Pakan Ternak Ruminansia

Pakan atau makanan ternak adalah bahan yang dapat dimakan, dicerna dan digunakan oleh ternak. Secara umum bahan makanan ternak adalah bahan makanan yang dapat dimakan, tetapi tidak semua komponen dalam bahan makanan tersebut dapat dicerna oleh ternak. Bahan makanan ternak mengandung zat makanan dan merupakan istilah umum, sedangkan komponen dalam bahan makanan ternak tersebut yang dapat digunakan oleh ternak disebut zat makanan.
  
Pakan merupakan salah satu aspek yang penting untuk menunjang perkembangan ternak. Keberhasilan usaha peternakan ditentukan oleh kondisi pakan yang diberikan kepada ternak, terutama ternak ruminansia yang pakan utamanya adalah hijauan sedangkan pakan tambahannya adalah konsetrat. Namun pada musim kemarau produksi hijauan kurang, sehingga untuk menanggulangi masalah tersebut maka jerami padi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti pakan hijauan.

Secara umum untuk pengembangan pakan memiliki permasalahan – permasalahan, antara lain : a) Kebutuhan bahan baku pakan tidak seluruhnya dipenuhi dari local sehingga masih mengandalkan impor, b) Bahan baku local belum dimanfaatkan secar optimal, c) Ketersediaan pakan local tidak kontinyu dan tidak berkualitas, d) Penggunaan tanaman legume sebagai sumber pakan belum optimal.

Dalam usaha peternakan, pakan merupakan salah satu aspek yang penting. Keberhasilan usaha peternakan ditentukan oleh kondisi pakan yang diberikan kepada ternak. Pakan yang diberikan jangan sekedar dimaksudkan untuk mengatasi lapar atau sebagai pengisi perut saja, melainkan harus benar-benar bermanfaat untuk kebutuhan hidup, membentuk sel-sel baru, menggantikan sel-sel yang telah rusak, dan untuk berproduksi. Jadi pakan yang diberikan kepada ternak harus memiliki  gisi yang tinggi dan dalam jumlah yang cukup.
 
Masalah utama yang ditemui pada usaha peternakan khususnya ternak ruminansia adalah tidak tersedianya pakan yang kontinyu dengan kualitas yang baik. Upaya yang dilakukan adalah melakukan penyimpanan, pengawetan dan peningkatan kualitas nilai nutrisi melalui sentuhan tehnologi pakan. Tehnologi pakan untuk ternak mencakup dua hal, yaitu a) Tehnologi pengolahan pakan untuk meningkatkan kualitas zat-zat nutrisinya, b) Tehnologi penyiapan bahan pakan untuk meningkatkan efesiensi pemanfaatan zat-zat nutrisinya. Tillman dkk. (1989) menyatakan bahwa umumnya jerami padi sebagai pakan ruminansia digunakan pada musim kemarau atau pada saat rumput kurang. Peternak lebih cenderung menggunakan rumput daripada limbah Pertanian karena kualitasnya yang rendah dan diperlukan pengolahan peningkat kualitas pakan.
 
Sumber : Dari Berbagai Sumber

Pengembangan Pakan Ternak Ruminansia Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: