Blog Informasi Apa Aja

28 Januari 2014

Penyakit dan Pengobatan Pada Sapi Bali



Kesehatan sapi sangat menentukan dalam sukses tidaknya usaha peternakan. Sapi yang sakit harus segera ditangani dengan baik ,sebab disamping bisa mengakibatkan kematian juga bisa menular kepada sapi yang lain .Untuk itu peternak harus mengenal betul jenis panyakit yang sering dan mungkin menyerang ternaknya dan langkah apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya.


pengobatan penyakit sapi bali



Beberapa gangguan kesehatan ( penyakit ) yang sering dialami sapi bali antara lain :


  1. Cacing gejala penyakit ini antara lain: tubuhnya kurus, nafsu makan kurang, bulu kusam , tidak agresif, cacing dapat dicegah dan diobati dengan bemerian obat cacing baik yang cair maupun yang tablet dengan dosis sesuai petunjuknya. Untuk pencegahan dilakukan setiap tiga ( 3 ) bulan. Pengobatan tradisional dapat dilakukan dengan menggunakan bahan-bahan,biji lantoro kering 20 gram temu hitam satu rimpang tempe busuk 2 potong terasi satu jari dan garam dapur halus 1 sendok makan. Cara membuatnya yaitu goreng biji lantoro jangan sampai hangus, tumbuk halus temu hitam,tempe busuk dan terasi . Campurkan semua bahan hingga merata, kemudian tambahkan air secukupnya, kemudian diminumkan untuk mengobati seekor anak sapi.
  2. Sakit mata dapat dicegah tetes mata dan menyuntikkan antibiotik sesuai dengan infeksinya. Luka yang menyebabkan belatungan, biasanya terjadi dibahagian pusar, pengobatannya dilakukan dengan menyemprotkan anti septik pada bagian luka dan disuntik dengan anti biotik.
  3. Caplak, merupakan gangguan parasit luar, berupa kutu yang menggigit dan mengisap darah ternak, sehingga dapat mengakibatkan kekurusan, kurang nafsu makan dan menyebabkan kematian, jika tidak segera ditangani. Parasit seperti ini dapat diberantas dan diputus siklus hidupnya dengan melakukan penyemprotan seper martin dua bulan sekali.
  4. Kuku Busuk adalah penyakit yang disebabkan oleh kumanyang hidup di sela - sela kuku dan rentang waktu cukup lama, sehingga apabila terjadi luka maka akan terjadi infeksi yang menyebabkab sela - sela kuku menjadi busuk, dan kaki menjadi pincang. Pengobatan dapat dilakukan dengan cara membersihkan bagian luka. Kemudian direndam dengan larutan anti septik ( betadin dan formalin ). Sementara untuk pengobatan dari dalam dapat dilakukan dengan menyuntik antibiotik intra muskuler.
  5. Kembung Perut ( Bloat ) disebabkan adanya gas berlebih yang berada dalam rumen dan tidak dapat keluar. Biasanya karena ternak mengkomsumsi rumput yang basah, terlalu banyak diberikan hijauan dan kacang-kacangan, dan dengan pakan serat kasar yang rendah. Pengobatan dapat dilakukan dengan pemberian anti kembung secara oral. Pengobatan secara tradisional dengan bahan-bahan. Daun kentut atau sembukan 3 genggam, bawang merah 20 buah. Cara membuatnya. Parut halus jengkol, haluskan bawang putih campur kedua bahan tersebut dan tambahkan garam sedikit, kemudian diminumkan untuk mengobati seekor sapi atau dengan bahan - bahan : Getah pepaya 1 sendok makan. Cara membuat campurkan getah pepaya dengan garam dapur sehingga merata kemudian diminumkan untuk mengobati seekor anak sapi.

Penyakit dan Pengobatan Pada Sapi Bali Rating: 4.5 Diposkan Oleh: success online

0 komentar: