Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

11 February 2014

Cara Mencari Kesalahan Pada Rangkaian Analog

Metode Mencari Kesalahan Pada Contoh Rangkaian Analog

Sebagai contoh kita ambil Penguat suara ( AF Amplifier ).
Nada rendah dari penguat tersebut tidak bekerja dengan baik dan hanya memberikan suara yang lemah serta cacat.
Catu daya yang ada padanya dapat berfungsi dengan baik.Untuk menguji coba penguat ini dapat dilakukan langkah-langkah sebagai berikut.
Dari kiri kekanan dapat terlihat bagian-bagian kelompok fungsi       : input untuk mikrofon dan penguat depan, Filter, Highpass( pelalu atas ), Penguat nada tinggi dan speaker nada tinggi. Parallel dengan itu juga terdapat Lowpass( pelalu bawah ), Penguat jembatan nada rendah dan speaker nada rendah.

Rangkaian Penguat Suara

Sebelum kita memulai mencari kesalahan pada rangkaian secara menyeluruh , kita dapat melokalisir kesalahan secara kasar berdasarkan dari sesuatu yang nampak dan juga dari skema secara blok.. Jika skema secara blok tidak ada kita dapat memulai dengan membuat sketsa, hal ini sangat berarti dan mempunyai dua keuntungan.
Pertama, kita dapat menganalisa pada gambar rangkaian kedalam masing-masing kesatuan fungsi, dan yang kedua adalah, melalui skema secara blok kita mempunyai gambaran fungsi  peralatan tersebut.
Penguat suara ( AF Amplifier ) secara mendasar dapat dikelompokan menjadi enam kelompok unit fungsi.Unit fungsi-unit fungsi ini secara urut sesuai dengan perjalanan fungsi diuji.
Pertama kita coba pada masukan “ Mikro ” dan “ Nf ”, dan mengukur sinyal pada titik pengukuran  “1”, oleh karena itu pada masukan ini kita berikan sinyal yang frekuensi maupun amplitudenya konstan dari pembangkit sinyal.Secara jelas dapat digambarkan seperti dibawah.
 
skema blog penguat suara

Jika sinyal pada titik pengukuran “ 1 “ adalah baik , kemudian dilakukan pengujian pada titik pengukuran “ 2 “ dan “ 3 “.
Kemudian kita lakukan pengukuran pada keluaran Lowpass( pelalu bawah ) .Hasil pengukuran sinyal dari titik pengukuran “ 4 “ tidak memberikan sinyal, oleh karena itu diperoleh informasi di daerah Lowpass dan penguat jembatan merupakan sumber kesalahan.( dengan asumsi sebelumnya bahwa speaker untuk nada rendah masih berfungsi ).

Sampai disini kita telah melakukan langkah-langkah pengujian:
Þ   Menguji Masukan
Þ   Menguji Penguat Depan
Þ   Menguji Filter
Þ   Menguji Lowpass ( pelalu bawah )
Akhir dari pengujian ini kita hanya menemukan lokasi dimana sumber kesalahan itu terjadi yaitu di Lowpass, tetapi kita harus menemukan komponen yang rusak sehingga kita masih harus melakukan langkah-langkah berikutnya yaitu menguji Lowpass kedalam masing-masing fungsi yang terdapat didalamnya.Dalam pengujian di unit fungsi ini, mempunyai cara-cara/pemikiran yang sama seperti pada pengujian seluruh rangkaian.
Untuk menemukan kesalahan/kerusakan berikutnya kita harus menguji masing-masing komponen. Disini kita punya dua alternatif yaitu pengujian mulai dari masukan sampai ke keluaran atau sebaliknya dari keluaran menuju masukan.Pada contoh ini kita akan memulai dari masukan menuju keluaran ( lihat Gambar Rangkaian Penguat Suara ).
 
cara mencari kesalahan rangkaian

Selanjutnya kita menguji fungsi pada titik pengukuran “ B “. Hasil pengukuran menunjukan bahwa sinyal amplitudo pada titik ini kecil. Dari titik pengukuran ini hanya terbaca beberapa milivolt, sehingga dapat disimpulkan untuk sementara bahwa titik “ B “ terhadap massa mempunyai resistansi yang rendah.
Pada titik pengukuran “ B “ terdapat sebuah kondensator 10 nF, terhadap massa. Berdasarkan konfigurasi rangkaian di daerah ini sangat dekat kemungkinan bahwa sumber kesalahan ada pada kondensator ( hubung singkat ). Dengan multimeter kita dapat mengukur pada kedua kaki kondensator. dengan penemuan sumber kesalahan di kondensator, kita matikan sumber tegangan dan melepas kondensator dari PCB serta dengan multimeter pada sksla Ohm diukur.
Hubung singkat pada kondensator telah ditemukan.
Setelah kondensator diganti, kita dapat menguji fungsi berikutnya pada Lowpass ( pelalu bawah ) dan dilanjutkan pada penguat jembatan. Pengontrolan ulang ini dalam kenyataanya sangat bermanfaat sekali, jika/bagaimana pada contoh ini - asal mula penyebab kerusakan kondensator belum diketahui.
Pengetesan terakhir kita lakukan pada semua blok fungsi secara keseluruhan untuk mendapatkan jaminan bahwa semua sudah pada kondisi yang baik.
Sampai disini kita telah melakukan pengetesan untuk kesalahan diatas, secara metodik dapat dituliskan sbb:
Þ   Menguji masukan                          hasil:                              berfungsi
Þ   Menguji Penguat awal                    hasil:                              berfungsi
Þ   Menguji Filter                                hasil:                              berfungsi
Þ   Menguji Lowpass                          hasil:                              tidak berfungsi
Þ   1. Mengukur rangkaian                   hasil:                              baik
Þ   2. Mengukur rangkaian                   hasil:                              sinyal lemah
Þ   Menguji kondensator                     hasil:                              kondensator rusak
Þ   Mengganti kondensator
Þ   Menguji ulang lowpass & penguat jembatan
Disini terdapat suatu metode mancari kesalahan secara melingkar, yang jika dilakukan secara serius merupakan hal yang efektif.
Secara simbolis proses mencari kesalahan dapat dilihat pada gambar dibawah:
 
diagram lingkaran kesalahan

Pertama orang memulai dengan batas kesalahan yang besar ( lingkaran terluar ) dan selanjutnya semakin memperkacil batasan lingkaran kesalahan .
Contoh inimendemonstrasikan satu pencarian kesalahan secara metodik dan berlaku secra umum , yang mana pengalaman tekniker dalam melihat kerusakan , pengetahuan bekerjanya serta pengalaman-pengalaman yang lain ikut berpengaruh.
Pencarian kesalahan secara metodik akan menjadi lebih efektif dan berhasil jika pengalaman pribadi dan pengetahuan tentang alat dari montir yang berpengalaman ikut dimasukkan.


Sebagai contoh seorang tekniker yang sudah mengenal bahwa penguat daya adalah sumber kesalahan yang paling sering, maka dia bisa melompati titik pengukuran no 2 dan langsung melompat pada penguat daya sebagai titik ukur no 2. Jika itu tidak berhasil maka dia akan kembali sesuai dengan urutan yang logis.

 
diagram pengukuran arah maju


Dikarenakan secara praktis dikenal bahwa bagian yang menggunakan arus yang paling besar - dalam hal ini penguat daya  adalah bagian yang paling sering mengalami kerusakan, orang membalik urutan pengujian dari belakang ke depan.

Diagram Pengukuran Arah Mundur



Cara Mencari Kesalahan Pada Rangkaian Analog Rating: 4.5 Diposkan Oleh: success online

0 comments: