Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

06 May 2014

Soal Jawab Manajemen SDM



Soal Managemen SDM

1.Dalam menekan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi, beberapa perusahaan telah
   menerapkan sistem outsourcing tenaga kerja.
   a. Berikan pandangan anda tentang sistem outsourcing tenaga kerja.
   b. Apa saja keunggulan dan kelemahan sistem tersebut.
   c. Dikaitkan dengan hubungan industrial, bagaimana status sistem outsourcing tersebut.
2. a.Bagaimanakah hubungan antara MSDM  dengan strategi perusahaan? Berikan
       pandangan anda.
   b.Pengembangan SDM (Sofo, 1999) diartikan sebagai peningkatan kualitas SDM
    melalui pendidikan dan latihan. Lebih lanjut oleh Greenhaus (1987) pengembangan
    SDM diperluas dengan pengembangan karier.
    Berikan pandangan anda terhadap konsep pengembangan SDM yang dicetuskan oleh
    Sofo dan Greenhaus tersebut.
3. Setiap manajer adalah manajer SDM, oleh karena itu setiap manajer harus memahami
     keadaan individu karyawan yang ada dalam perusahaan/organisasi, terutama
     perbedaan pendapat atau konflik antar individu yang dialami oleh karyawan yang akan
     menyebabkan stress bagi karyawan tersebut.
    a.  Bagaimana saran manajer  SDM terhadap karyawan untuk menetralisisr keadaan
         tersebut?
    b.  Faktor-faktor lain apa saja yang menyebabkan stress karyawan?
 4. Dalam perkembangannya peran Manajemen SDM telah banyak bergeser dari peran
      tradisional menjadi peran yang moderat.
     a.  Apa yang dimaksud dengan pergeseran peran tersebut?
     b.  Berikan ilustrasi dari peran tradisional ke peran moderat
5. Banyak perusahaan menghubungkan antara kinerja karyawan dengan kompesasi yang
    diterimanya.  Bagaimana keterkaitannya antara kinerja karyawan dan kompensasi atau
    imbalan, berikan pandangan anda.


Jawaban Soal Manajemen SDM

  1. a.Outsourcing merupakan bentuk pemberdayaan SDM dari eksternal perusahaan melalui suatu perusahaan pengelola yang bertujuan untuk meningkatkan efsiensi dan memperkecil harga pokok produk, karena biaya tenaga kerja adalah unsur faktor produksi atau cost of production. Penggunaan sistem ini semakin praktir dan efektif terutama bagi perusahaan yang ingin berkonsentrasi terhadap line of business.
    1. Keunggulan :
1.      Mengurangi cost production
2.      Perusahaan tidak terlalu rumit mengurusi tenaga kerja, sehingga dapat lebih fokus pada usaha pokoknya.
3.      Perusahaan tidak perlu investasi untuk mengembangkan SDM.
4.      Perusahaan memperoleh alih teknologi dari pemasok outsourcing.

Kelemahan :
1.      Kemungkinan timbul kecemburuan sosial antara tenaga kerja perusahaan dengan tenaga kerja outsourcing.
2.      Kerahasia perusahaan sulit untuk dilindungi
3.      Perusahaan dituntut mempunyai sistem monitoring dengan sistem outsourcing tenaga kerja.
    1. Apabila dihubungkan dengan hubungan industrial, sistem outsourcing secara hukum terlepas dari hubungan industrial, karena status tenaga kerja tersebut adalah sebagai tenaga kerja dari perusahaan lain sehingga perusahaan pengguna outsourcing akan terbebas dari tuntutan apabila terjadi konflik.

  1. Kedua konsep tersebut memang benar dan perlu diterapakan dalam perusahaan, karena pengembangan SDM tidak hanya dari pendidikan dan latihan yang berusaha untuk meningkatkan ketrampilan manajerial dan teknis SDM saja, tetapi juga lebih penting adalah pengembangan karier yang memiliki dampak terhadap pengembangan diri SDM dari sisi moril dan material. SDM memasuki organisasi mempunyai tujuan yaitu mengembangkan diri dalam perusahaan dan  ikut terlibat mengembangkan perusahaan.  Dengan demikian kedua pengembangan tersebut harus dilakukan untuk menyeimbangklan kewajiban dan harapan.

  1. A.  Manajer harus dapat memberikan saran atas konflik yang terjadi diantara karyawan tersebut. Solusi yang disarankan sesuai dengan prinsip-prinsip kepentingan dan kerjasama sehingga memberikan hasil yang terbaik diantara karyawan itu sendiri.
            a.   Kompetisi
    1. Kolaborasi
    2.  Penghindaran
    3.  Akomodasi
    4.  Kompromi

B.           *    Role ambiguity and role conflict (kekaburan peran dan konflik peran)
·         Work overload (kelebihan beban kerja)
·         Responsibility for people (tanggung jawab terhadap orang)
·         Career development (pengembangan karier)
·         Lack of group cohesiveness (kurangnya kohesi kelompok)
·         Inadequate group support (dukungan kelompok yang tidak memadai)
·         Organizational structure and climate (struktur dan iklim organisasi)
·         Organizational territory (wilayah dalam organisasi)
·         Tasks characteristics (karakter tugas)
·         Leadership influence (pengaruh gaya kepemimpinan)


  1. Suatu pandangan yang telah berubah dari peran MSDM sebagai konvesional yang berperan sebagai pencatat dan follower dalam kegiatan operational dan bersifat pasif menunggu perkembangan perusahaan, berubah menjadi leader dalam menentukan kemajuan dan perkembangan perusahaan. Diasumsikan bahwa manusia adalah penggerak dari unsur-unsur produksi sehingga berpena aktif dan terlebh dahulu mempunyai ide dan konsep yang akan menjadi landasan kerja perusahaan.

    1. Administratif  -versus-  strategi
Reaktif – versus-- proaktif
Terpisah dari kegiatan perusahaan –versus-- bagian kunci dari perusahaan
Fokus pada produksi  --versus-- fokus pada pelayanan
Fungsi organisasi berdasar kewenangan  --versus-- proses dasar organisasi
Manusia sebagai biaya – versus -- Manusia sebagai insvetasi.

  1. Hubungan kinerja karyawan dan kompensasi atau imbalan, secara relatif sulit diukur karena keduanya  besifat kualitas. Namun banyak perusahaan yang telah mengukur kinerja karyawan dengan besar imbalan yang harus diberikan kepada karyawan. Misal ukuran kinerja dihitung dari jumlah hasil produksi, hasil penjualan dan dihubungakan dengan level imbalan yang telah ditentukan secara kuantitatif. Namun akan mengalami kesulitan apabila sudah berhubungan dengan jenis pekerja lain yang tidak terukur.

Soal Jawab Manajemen SDM Rating: 4.5 Diposkan Oleh: success online

0 comments: