Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

20 February 2015

Penyakit TB Paru - Data Penelitian

Tuberkulosis yang dikenal dengan sebutan tuberculosis paru (TB Paru) merupakan penyakit menular yang mengganggu sumber daya manusia dan umumnya menyerang kelompok masyarakat dengan sosial ekonomi rendah, penyakit ini menular dengan cepat pada orang yang rentan dan daya tahan tubuh lemah, diperkirakan seorang penderita TB Paru aktif dapat menularkan basil tuberculosis kepada 10 orang disekitarnya. Peningkatan kasus dan kematian yang disebabkan oleh TB Paru antara lain karena tidak diobati, tidak mengerti telah terinfeksi basil Tuberkulosis, juga karena angka cakupan yang rendah, cakupan tinggi tapi hasil pengobatan rendah serta adanya kasus-kasus baru akibat transisi demografi (Anonim, 2011).

Pada tahun 1993, WHO mencanangkan kedaruratan global penyakit TB Paru, karena di sebagian besar negara di dunia, penyakit TB Paru tidak terkendali. Hal ini disebabkan banyaknya penderita yang tidak berhasil disembuhkan (Anonim, 2011).

TB Paru pada sebagian besar negara di dunia tidak terkendali. Pada tahun 1995, diperkirakan ada 9 juta pasien TB baru dan 3 juta kematian akibat TB diseluruh dunia. World Health Organization (WHO) memperkirakan sekitar sepertiga penduduk dunia telah terinfeksi oleh Mycobacterium tuberkulosis. Penyakit TB dapat dikatakan sebagai penyakit infeksi yang disebabkan oleh Kuman TB yang ditularkan melalui udara, sehingga dapat juga dikatakan sebagai airborn disease dan reemerging disease serta emerging disease (Anonim, 2008).

TB paru bukanlah penyakit baru di Indonesia, tapi sampai saat ini masih menjadi masalah kesehatan utama. Diperkirakan jumlah kasus TB paru di Indonesia menyumbang sekitar 5,8 persen dari total jumlah TB Paru di dunia (Cyber, 2009).

Setiap tahun ada 660 ribu kasus di Indonesia yang mana 61 ribu diantaranya meninggal, sebagian besar penderita TB paru menyerang usia produktif sehingga beban ekonominya cukup besar. Tantangan lainnya adalah peningkatan kasus multi-drug resistent (MDR-TB) serta ko-infeksi TuberkulosisParu-HIV (Cyber, 2009).

Dari Global Report WHO2010, didapat data TB paru Indonesia, Total seluruh kasus TB paru tahun  2009 sebanyak 294.731 kasus, dimana 169.213 adalah kasus Tuberkulosis Paru baru BTA positif, 108.616 adalah kasus TB paru BTA negatif, 11.215 adalah kasus TB Extra Paru, 3.709 adalah kasus TB paru Kambuh dan 1.978 adalah kasus pengobatan ulang diluar kasus kambuh (retreatment, excl relaps) (Anonim, 2011).

Penyakit yang disebabkan Mycobacterium tuberculosis ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Di tahun 2011, penderita TBC mencapai 5000 orang. Angka ini lebih tinggi dibanding tahun 2010 yakni 4000 ribu penderita. Rata – rata pertambahan mencapai 1000 lebih per tahunnya (www.ppti.info).

 Sumber : Copy Paste Makalah

Penyakit TB Paru - Data Penelitian Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: