Blog Informasi Apa Aja

21 Februari 2015

Sejarah Rumah Sakit Labuang Baji di Makassar

Rumah Sakit Umum Labuang Baji didirikan pada tahun 1938 oleh Zending Gereja Geroformat Surabaya, Malang dan Semarang sebagai Rumah Sakit Zending. Rumah sakit ini di resmikan pada tanggal 12 juli 1938 dengan kapasitas tempat tidur yang tersdia pada saat itu adalah 15 buah.

    Pada masa Perang Dunia II, Rumah Sakit ini digunakan oleh Pemerintah Kotapraja Makassar untuk menampung para penderita korban perang tahun 1946 – 1948.Rumah Sakit Umum Labuang Baji mendapat bantuan dari pemerintah Indonesia Timur, dengan merehabilitasi gedung – gedung yang hancur akibat perang, dan digunakan untuk menampung korban akibat perang tersebut.

    Pada tahun 1949 – 1951, Zending mendirikan bangunan permanent, sehingga kapasitas tempat tidur menjadi 120 buah.

    Pada tahun1952 – 1955, oleh Pemerintah Daerah Kotapraja Makassar diberikan tambahan beberapa bangunan ruang sehingga kapasitas tempat tidur menjadi 190 buah.

    Sejak tahun 1955 Rumah Sakit Labuang Baji dibiayai oleh Pemerintah Daerah Tingkat I Sualawesi Selatan.

    Pada tahun 1960 oleh Zending Rumah Sakit Umum Labuang Baji diserahkan dan menjadi milik PemerintahDaerah Tingkat I Sulawesi Selatan dengan klasifikasi Rumah Sakit Kelas C.

    Terhitung mulai tanggal 16 januari 1996 melalui Peraturan Daerah Propinsi Dati I Sulawesi Selatan Nomor; 2 tahun 19996 kelas Rumah Sakit ditingkatkan dari Rumah Sakit kelas C menjadi kelas B non pendidikan. Peraturan daerah tersebut oleh mentri Dalam Negeri bulan agustus 1996.

    Untuk struktur kelas B non pendidikan tersebut Direktur sebagai Pemimpin Rumah Sakit dilantik dan dilakukan pada tanggal 13 juni 1998, sedangkan Pesonalia yang mengisi struktur tersebut dilantik dan dikukuhkan pada tanggal12 mei 1999, terekreditasi 5 ( lima ) bidang pelayanan Rumah Sakit pada tahun 2000. Dengan SK Gubernur No 821.22.107 tanggal 23 Juli 2001.

    Pada tanggal 13 September 2002 mulai Perda Prov. Sulsel No. 6 Tahun 2002 Rumah Sakit Labuang Baji berubah status nama dari Rumah Sakit Umum Labuang Baji Propensi Sulawesi Selatan dan Pimpinan Seorang Kepala Badan Pengelolah RSUD Labuang Baji. Kepala badan serta pejabat yang mengisi struktur oeganisasi badan pengelolah tersebut di angkat melalui SK Gubernur Sulsel No. 821.22.158 yang ditetapkan di Malassar pada tanggal 14 November 2002 dan dilantik tanggal 22 Desember 2002.

    Sejak berdiri pada tanggal 12 Juni  1938, Rumah Sakit umum Labuang Baji telah mengalami beberapa pergantian Direktur yaitu;
1. Dr. Ong Yang Hang.
2. Prof. Dr. Warouw.
3. Dr. G.J. khoestra.
4. Dr. Hiberlin.
5. Dr. A. W. F Wiegers.
6. Dr. P. Root
7. Dr. R. A. Tini Iswari sampai tahun 1967.
8. Dr. Ny. Th. Sumanti Tulong.(1967-1978).
9. Dr. B. tjahtjati.(1978-1981).
10. Dr. A. Wahid Baelang.(1981_1991).
11. Dr. H. Mustafa Djidji, SKM.(1991- 30 Desember 1995).
12. Dr. H. Jasmin Abu Muttimu. (31 Desember 1995- 17 Januari 1997).
13. Dr. Hj. Nurfiah A. Patiroi, MHA. (17 Januari 1997-13 Juni 1998
14. Dr. H. Muh. Basir Palu, SpA, MHA. (13 Juni 1998-13 Agustus 2001).
15. Dr. H. Sofyan Muhammad, Msi. (13 Agustus 2001-30 September 2006).
16. Dr. H. Muh. Thalib Suyuti, M.kes. (1 Oktober2001 ).
Sebagai Kepala Badan Pengelolah RSUD Lbuang Baji tanggal 1 Oktober 2006
17.Dr.H.Bambang Arya,M.Kes.(21 Juli 2008 Sampai 2011)Sebagai Kepala Badan Pengelolah RSUD Labuang sampai 2011).

Sejarah Rumah Sakit Labuang Baji di Makassar Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: