Blog Teknologi, Pendidikan, Informasi, Hiburan, Kesehatan, Islami dan Apapun Yang Bermanfaat

22 March 2015

Tantangan Kerja Freelance

kerja freelance
Menjadi seorang karyawan tak selamanya baik lho, apalagi yang yang memiliki jiwa petualang. Kita tidak bisa bebas berkreasi dan terikat oleh waktu kerja di kantor. Enaknya cuma pada kepastian penghasilan yang tiap bulan selalu tetap. Beda dengan freelance atau yang usaha kecil-kecilan walaupun penghasilannya tidak tetap tapi bisa mengalahkan gaji karyawan berkali kali lipat walaupun tak tentu penghasilannya selain itu bebas berkreasi dan bebas waktu karena kita yang mengatur waktu. 

Kebanyakan orang membayangkan freelance berarti tak punya penghasilan tetap. Padahal “hambatan’ ini selayaknya dilihat sebagai kesempatan buat maju. Meski tak punya kantor. Anggaplah rumah sebagai kantor. Misalnya, di kamar tidur atau lebih bagus kalau ada ruangan khusus. Kalau anak atau asisten rumah tangga mau letemu, ketuk pintu dulu layaknya kantor sungguhan.

Saat memulai karir sebagai freelance, seseorang juga memerlukan disiplin supaya tetap focus bekerja. ‘tekad harus kuat supaya hasilnya pun maksimal. Jangan memberikan janji deadline tanggal sekian tapi ternyata meleset tanpa alasan.

Kesempatan menjadi freelance yang mumpuni pun makin terbuka lebar setelah ada banyak situs yang menjadi wadah bagi para freelancer. Buatlah profil sebaik mungkin supaya bias menarik perhatian para employer atau pengguna jasa.

Bukan cuma tampilan biodata yang mesti dipoles, anda juga harus memoles profil lewat berbagai pekerjaan yang sudah dilakukan selama menjadi pekerja pekerja paruh waktu. Reputasi anda menentukan saat ada pekerjaan berikutnya. Employer pun akan mempertimbangkan karena ada rekomendasinya.
Selain itu, berikan sampel pekerjaan yang bujet kecil. Misalnya menerjemahkan tulisan sebanyak lembar, perlihatkan dulu hasil awal sebanyak dua lembar. Nanti employer akan mempertimbangkan karena hasilnya sudah terlihat, Intinya berikan lebih banyak daripada yang diminta sambal mengukur kesanggupan diri sendiri.

Dalam sisi financial tidak ada yang perlu dikhawatirkan, yang terpenting adalah harus lebih cermat dalam mengatur keuangan karena pemasukan tidak tetap tetapi pengeluaran tetap. Oleh karena itu perlu ada pencacatan pengeluaran dan pemasukan untuk memudahkan dalam managemen keuangan. Dan yang tidak boleh kita lupakan yaitu selalu menyiapkan dana darurat karena kita tidak tahu kapan kapan kita sakit atau ada urusan yang urgen yang bisa menghambat pekerjaan sehingga tidak ada pemasukan padahal pengeluaran selalu selalu ada apalagi yang tinggal di kota besar keluar rumah sedikit aja pasti butuh uang.

Yang terpenting selain dana darurat yaitu siapkan asuransi seperti Jamsostek untuk jaga jaga dalam menghadapi sakit yang tidak disangka sangka membutuhkan banyak perawatan yang bias menguras dompet. Aset juga perlu dibuatkan asuransi kayat asuransi kendaraan dan rumah.

Salam sukses, apapun pekerjaan anda asalkan banyak bersyukur, insya Allah semuanya akan dimudahkan.

Tantangan Kerja Freelance Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 comments: