Blog Informasi Apa Aja

28 September 2016

Baju Bodo - Serba Serbi Mengenai Keunikan Baju Adat Bugis

Baju Bodo merupakan baju adat Bugis, Makassar, Bugis Pagatan, Sulawesi, Kalimatan, Indonesia. Baju bodo terkenal sebagai salah satu dari busana tertua yang pernah ada di dunia. Anda yang pernah pergi ke Provinsi Sulawesi Selatan, Kalimantan dan beberapa daerah di Indonesia, pasti pernah melihat masyarakat yang mengenakan baju bodo untuk upaca pernikahan, lomba menari bahkan menyambut tamu agung yang penting. Seperti baju adat pada umumnya, baju bodo memiliki ciri khas yang sangat unik, apalagi mengingat jika umurnya sudah sangat tua, pasti ada saja perbedaan dan keunikan dari baju bodo sejak tahun 1930-an hingga saat ini.

Serba Serbi Mengenai Keunikan Baju Adat Bugis

 
Bentuk
Baju adat Bugis atau baju bodo ini bentuknya segi empat dengan lengan pendek yakni setengah atas di bagian siku lengan. Dahulu, baju bodo dapat dikenakan tanpa menggunakan penutup payudara, kondisi ini sempat diperhatikan oleh James Brooke tahun 1840 disaat beliau mengunjungi istana Bone. Para perempuan Bugis biasanya mengenakan pakaian sederhana, yakni sehelai sarung yang menutupi pinggang hingga kaki mereka dengan baju tipis yang longgar yang terbuat dari kain kasa yang memperlihatkan payudara serta lekuk dada. Cara mengenakan baju bodo ini masih berlaku hingga tahun 1930-an.

Warna

Baju adat bugis tampak sangat khas dengan ciri khas warna yang unik, namun tidak semua orang bisa mengenakan baju bodo dengan pilihan warna yang disukainya. Karena menurut adat Bugis, tiap warna baju bodo yang dikenakan oleh perempuan Bugis menonjolkan usia maupun martabat yang mengenakannya.
•    Jingga. Perempuan Bugis yang mengenakan baju adat Bugis berwarna jingga kira-kira berusia 10 tahun.
•    Jingga dan Merah. Sedangkan untuk baju bodo berwarna jingga dan merah, biasanya dikenakan oleh gadis yang berusia 10-14 tahun.
•    Merah yang paling mencolok dan cantik ini biasanya dikenakan oleh para perempuan Bugis yang berusia 17-25 tahun.
•    Putih melambangkan kesucian, baju adat Bugis ini biasanya dikenakan oleh para pembantu maupun dukun.
•    Hijau yang melambangkan warna alam hijaunya pepohonan, biasanya dikenakan oleh perempuan dari kalangan bangsawan.
•    Ungu sebagaimana yang dikenal di nusantara, dikenakan oleh para janda.

Penggunaan
Baju adat Bugis ini seringkali dikenakan untuk menghadiri upacara adat istiadat baik yang sifatnya formal maupun semi formal, seperti upacara pernikahan. Akan tetapi, saat ini baju bodo mulai digunakan untuk acara lainnya, seperti lomba menari juga untuk menyambut tamu penting yang agung. Namun sayangnya, saat ini makin sedikit wanita yang mengenakan baju bodo, mereka lebih suka mengenakan pakaian yang simpel untuk menghadiri upacara pernikahan seperti mengenakan kebaya modern. Baju bodo biasanya dipakai oleh mempelai perempuan di dalam resepsi pernikahan maupun akad nikah, tidak terkecuali juga passappi-nya yaitu pendamping dari mempelai, yang kebanyakan adalah anak-anak, termasuk juga pagar ayu.
Kombinasi dari variasi baju adat Bugis atau baju bodo saat ini, sudah terbukti dapat diterima oleh tiap kalangan serta lapisan masyarakat di Indonesia. Baj bodo bukan sekedar pakaian adat, namun juga bisa dikenakan sebagai pakaian formal untuk menghadiri acara formal, bahkan beberapa wanita tidak ragu untuk mengenakan baju bodo sebagai busana kerja mereka. Bila Anda liburan ke Bugis, jangan lupa untuk melihat bahkan kalau bisa mencoba baju bodo, pakaian adat Bugis ini yang tampak cantik dan unik, dengan ciri khas warna yang menarik.

Baju Bodo - Serba Serbi Mengenai Keunikan Baju Adat Bugis Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Faisal Nisbah

0 komentar: